Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 29 Juni 2026 | Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah merilis informasi terkini tentang gempa dan cuaca di Indonesia. Pada Senin, 29 Juni 2026, gempa bumi berkekuatan magnitudo 3,8 mengguncang Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Menurut BMKG, gempa bumi tersebut terjadi pada pukul 22.13.13 WIB dengan pusat gempa berada di 10.70LS – 109.39 BT dan berjarak 328 km barat daya Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta dengan kedalaman 10 Km.
Selain itu, BMKG juga merilis prakiraan cuaca untuk beberapa wilayah di Indonesia. Cuaca di Makassar diprediksi cerah berawan pada pagi hingga sore hari, sedangkan cuaca di Maluku Utara diprediksi cerah hingga cerah berawan. Suhu udara di Maluku Utara diperkirakan berkisar di angka 18 derajat Celcius hingga yang tertinggi sampai 30 derajat Celcius.
BMKG juga memberikan penjelasan tentang suhu di Sumatera Selatan yang terasa lebih panas dari suhu sebenarnya. Menurut Koordinator Bidang Data dan Informasi BMKG Sumsel, Nandang Pangaribowo, suhu udara di wilayah Sumsel saat ini masih berada dalam kisaran normal, meski banyak masyarakat merasakan cuaca lebih panas dibanding biasanya. Kondisi cuaca yang terasa lebih panas dipengaruhi sejumlah faktor, seperti dominasi angin Monsun Australia yang bertiup dari arah timur membawa massa udara kering sehingga menghambat pembentukan awan hujan.
BMKG merupakan Lembaga Pemerintah Non-kementerian (LPNK) Indonesia yang mempunyai tugas melaksanakan tugas pemerintahan di bidang meteorologi, klimatologi, dan geofisika. Oleh karena itu, informasi dari BMKG sangat penting untuk memahami kondisi cuaca dan gempa di Indonesia.
Informasi cuaca dan gempa dari BMKG dapat membantu masyarakat untuk mengantisipasi dan mempersiapkan diri dari bencana alam. Oleh karena itu, penting untuk memantau informasi dari BMKG secara teratur.
