Festival Allo Bank 2026: Debut CORTIS dan Kolaborasi Weverse

Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 21 Juni 2026 | Allo Bank Festival 2026 telah sukses digelar di Indonesia Arena, GBK, Jakarta, pada hari Minggu, 21 Juni 2026. Festival ini menampilkan deretan pentas musik K-Pop, pop Indonesia, hingga dangdut dalam satu panggung yang penuh energi sejak awal hingga akhir.

Acara ini diawali dengan penampilan kolaborasi antara Uan Juicy Luicy, Mahalini, King Nassar, dan Rizky Febian. Mereka membawakan medley lagu cinta yang langsung membuat suasana hangat dan penuh sing along sejak menit pertama.

Baca juga:

Rizky Febian kemudian melanjutkan penampilan dengan lagu-lagu andalannya, termasuk momen kejutan bersama Naykilla di lagu Alamak. Interaksi di atas panggung bersama Mahalini juga menjadi sorotan karena chemistry mereka sebagai pasangan suami istri terlihat natural dan hangat.

Mahalini tampil kuat dengan deretan lagu seperti Mati-Matian, Untuk Yang Bersama Nya, dan Sial. Momen ribuan lampu ponsel yang menyala saat lagu emosional dibawakan menjadi salah satu visual paling kuat sepanjang festival.

Sorotan terbesar jatuh ke CORTIS, boy group Korea Selatan yang menjalani debut di Indonesia sekaligus penampilan pertama di Asia Tenggara. Mereka langsung disambut oleh COER yang memenuhi arena sejak sore.

Penampilan CORTIS diisi lagu seperti TNT dan Redred, lalu dilanjutkan sesi interaksi bersama Indra Herlambang. Dari permainan, dance challenge, sampai momen Kicau Mania, seluruh arena berubah menjadi ruang interaksi besar yang penuh teriakan dan tawa.

Allo Bank juga mengumumkan kolaborasi dengan Weverse yang memungkinkan pengguna melakukan top up Weverse Jelly langsung lewat aplikasi. Fitur ini menjadi salah satu sorotan karena mempermudah akses fandom global bagi pengguna di Indonesia.

Menjelang akhir acara, NPD membuka segmen penutup dengan Sempurnanya Aku sebelum mengundang Juicy Luicy ke panggung. Band asal Bandung itu menutup dengan deretan lagu galau yang langsung berubah menjadi sing along massal.

Di luar festival, kawasan GBK juga menjadi sorotan publik setelah juru sita Pengadilan Negeri Jakarta Pusat melakukan pengosongan paksa terhadap Hotel Sultan. Proses tersebut merupakan akhir dari sengketa lahan Blok 15 kawasan GBK yang telah berlangsung selama lebih dari 20 tahun.

Pengosongan Hotel Sultan memungkinkan negara mengambil alih dua bidang tanah dan 15 bangunan yang sebelumnya menjadi bagian dari kompleks hotel. Secara hukum, aset tersebut berada di bawah penguasaan Kementerian Sekretariat Negara.

Aset-aset tersebut kemudian dipindahkan ke gudang penyimpanan di kawasan Cikarang, Jawa Barat, setelah proses pendataan, pelabelan, dan pemindahan barang bergerak dari Blok 15 ex Hotel Sultan.

Festival Allo Bank 2026 dan pengosongan Hotel Sultan menjadi dua peristiwa yang menarik perhatian publik di kawasan GBK. Sementara itu, fans CORTIS sudah siap teriak di Allo Bank Festival 2026, menunjukkan antusiasme yang tinggi untuk menyaksikan penampilan perdana boyband Korea di Indonesia.

Komite Festival Film Indonesia (FFI) 2026 juga menghadirkan program baru untuk memperluas akses publik terhadap dunia perfilman dan mendukung lahirnya generasi sineas baru. Salah satu program yang diluncurkan adalah Masterclass FFI, yang digagas berdasarkan masukan dari publik, sineas, hingga mahasiswa.

Masterclass FFI akan dikemas dalam bentuk video berkualitas yang ditayangkan melalui platform digital FFI agar dapat menjangkau audiens yang lebih luas. Program ini diharapkan dapat menjadi wadah berbagi wawasan yang berkelanjutan bagi para pelaku maupun pencinta film.

Kesimpulan, Festival Allo Bank 2026 dan peristiwa di kawasan GBK menunjukkan bahwa kawasan ini masih menjadi pusat perhatian dan kegiatan yang dinamis di Jakarta. Dengan berbagai acara dan peristiwa yang menarik, kawasan GBK terus menjadi salah satu tempat yang paling diminati di ibukota.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *