Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 14 Agustus 2026 | Baru-baru ini, penumpang Batik Air berinisial JA membuat kehebohan dengan mencoba membuka jendela darurat saat pesawat masih di udara. Kejadian ini terjadi pada penerbangan dengan rute Kuala Lumpur menuju Kochi, India. Penumpang tersebut tidak hanya berusaha membuka jendela darurat, tetapi juga merusak panel jendela di area pintu darurat dan melakukan tindakan yang mengganggu serta mengancam awak kabin dan penumpang lainnya.
Awak kabin Batik Air dengan cepat dan profesional mengendalikan situasi tersebut sesuai prosedur keselamatan. Mereka berhasil mengendalikan penumpang indisipliner hingga pesawat mendarat dengan aman di Kochi. Setelah pesawat mendarat, penumpang JA langsung diserahkan kepada petugas keamanan dan aparat berwenang setempat untuk penanganan lebih lanjut.
Di lain sisi, batik juga menjadi sorotan karena keindahannya. Sebanyak 45 penyelam dari Jawa Tengah dan Yogyakarta mengenakan batik ecoprint khas Kecamatan Pedan, Kabupaten Klaten, dalam upacara pra-peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia di Umbul Ponggok, Klaten. Mereka membentangkan bendera Merah Putih raksasa di bawah air, menunjukkan kreativitas anak bangsa dan mempromosikan potensi pariwisata daerah.
WM Gentha Rasa di Kampung Batik Laweyan, Solo, juga menjadi tujuan kuliner yang menarik. Warung makan ini menawarkan berbagai masakan rumahan khas Solo, termasuk Garang Asem yang menjadi primadona. Garang Asem disajikan dalam bungkus daun pisang dengan perpaduan rasa gurih, asam, dan segar yang menjadi ciri khasnya.
Jadwal penerbangan Batik Air juga menjadi perhatian. Pada 14 Agustus 2026, tercatat 5 jadwal keberangkatan pesawat dari Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu dengan tujuan Jakarta. Penerbangan pertama adalah Pesawat Batik Air dengan nomor penerbangan ID 6819 tujuan Jakarta, yang dijadwalkan berangkat pada pukul 06.00 WIB.
Kesimpulan, Batik Air tidak hanya dikenal dengan penerbangan yang aman dan nyaman, tetapi juga dengan keindahan batik yang menjadi bagian dari budaya Indonesia. Dari penumpang indisipliner hingga keindahan batik di bawah air, semua menjadi bagian dari cerita yang menarik tentang Batik Air dan kekayaan budaya Indonesia.
