Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 27 April 2026 | Bantuan sosial (Bansos) Kemensos 2026 resmi mulai cair pada triwulan II melalui dua jalur utama, yaitu jaringan Himpunan Bank Negara (Himbara) dan PT Pos Indonesia. Penyaluran ini diharapkan dapat menjangkau seluruh keluarga miskin dan rentan tepat waktu, sesuai target periode April‑Juni.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menegaskan bahwa Bansos Kemensos 2026 tidak akan dipotong baik dari segi jumlah penerima maupun nominal bantuan. Pernyataan tersebut disampaikan menyusul beredarnya hoaks mengenai pemotongan dana atau pengalihan anggaran ke program lain. Mensos mengimbau masyarakat untuk selalu memverifikasi informasi melalui kanal resmi Kementerian Sosial.
Jalur Penyaluran
- Bank Himbara: BNI, BRI, Bank Mandiri, dan BTN menjadi bank penyalur utama sesuai Perpres No. 63/2017. Dana ditransfer langsung ke rekening penerima yang terdaftar di Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Penerima dapat menarik dana melalui ATM, teller, atau layanan digital masing‑masing bank.
- Pos Indonesia: Diberikan sebagai alternatif bagi kelompok rentan yang tidak dapat mengakses layanan perbankan, termasuk penyandang disabilitas berat, lansia non‑potensial, korban penyakit kronis, komunitas adat terpencil, serta warga di daerah tanpa infrastruktur perbankan.
Nominal Bantuan
| Program | Komponen | Nominal (Rp) |
|---|---|---|
| PKH | Ibu hamil/nifas | 750.000 |
| Anak usia dini (0‑6 th) | 750.000 | |
| Anak SD/sederajat | 225.000 | |
| Anak SMP/sederajat | 375.000 | |
| Anak SMA/sederajat | 500.000 | |
| Lansia (60+ tahun) | 600.000 | |
| BPNT | Saldo triwulan pertama 2026 | 600.000 |
| Triwulan kedua (April‑Juni) | Sesuaikan periode berjalan |
Total bantuan yang diterima tiap keluarga bergantung pada jumlah komponen yang terdaftar dalam DTSEN. Pemerintah menargetkan penyaluran tepat waktu dan tidak ada pemotongan.
Cara Mengecek Status Bansos
- Buka situs resmi
https://cekbansos.kemensos.go.id. - Masukkan data wilayah sesuai KTP (provinsi, kab/kota, kecamatan, desa/kelurahan).
- Isi nama lengkap penerima sebagaimana tercantum di KTP.
- Lengkapi kode captcha, lalu klik “Cari Data”.
Alternatif lain, unduh aplikasi “Cek Bansos” di Play Store atau App Store, login dengan NIK/KK, pilih menu “Cek Bansos / Cek Penerima”, dan ikuti langkah serupa.
Kriteria Penerima Bansos 2026
- Warga Negara Indonesia dengan KTP dan KK sah.
- Terdaftar dalam DTSEN pada desil 1‑4 (untuk PKH) atau desil 1‑4 (BPNT).
- Bukan penerima bantuan serupa dari program pemerintah lain.
- Bukan Aparatur Sipil Negara, TNI, atau Polri.
Prosedur Pencairan
Via Bank Himbara: Dana masuk ke rekening, penerima dapat mengambil uang di ATM, teller, atau melalui layanan mobile banking dengan menunjukkan KTP atau Kartu Keluarga (KKKS).
Via Pos Indonesia: Penerima mendapatkan surat undangan dari petugas desa/kelurahan atau kurir Pos. Mereka kemudian datang ke kantor pos terdekat atau lokasi yang ditentukan. Untuk lansia dan penyandang disabilitas, petugas Pos dapat langsung mendatangi rumah.
Jika terdapat kendala atau pertanyaan, masyarakat dapat menghubungi call center Kementerian Sosial di 021‑171‑171 atau WhatsApp resmi 0887‑711‑711. Informasi resmi juga tersedia melalui kanal media sosial resmi Kemensos.
Dengan mekanisme yang terintegrasi antara bank, pos, dan sistem DTSEN, Bansos Kemensos 2026 diharapkan dapat menjangkau semua yang berhak tanpa penundaan maupun pemotongan. Kewaspadaan terhadap hoaks tetap menjadi prioritas, sehingga bantuan dapat sampai tepat sasaran.
