Antasyafi Robby Pecah Telur: Medali Perak Asian Beach Games 2026 Membanggakan Indonesia

Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 30 April 2026 | Atlet panjat tebing muda Indonesia, Antasyafi Robby Al Hilmi, menorehkan sejarah dengan meraih medali perak Asian Beach Games 2026 pada nomor speed putra. Prestasi tersebut menjadi medali pertama bagi tim Merah Putih di ajang Sanya, China, sekaligus menandai kebangkitan cabang olahraga panjat tebing di kancah internasional.

Babak kualifikasi yang digelar pada pagi hari 28 April 2026 mencatatkan waktu 4,94 detik bagi Robby, menempatkannya pada peringkat ketujuh. Meskipun ia mengakui tiga kali miss dari empat percobaan, semangatnya tetap menggelora. “Sebenarnya performa saya dari kualifikasi kurang memuaskan karena dari empat percobaan saya miss tiga kali. Saya yakin bisa balas di final dan Alhamdulillah bisa dapat silver,” ungkapnya dalam konferensi pers setelah pertandingan.

Baca juga:

Di fase gugur, Robby menunjukkan peningkatan signifikan. Pada babak 16 besar, ia menumbangkan wakil Jepang, Shuto Fujino, dengan catatan waktu 4,89 detik. Keberhasilan berlanjut di perempat final ketika ia mengalahkan Ryo Omasa (Jepang) dalam waktu 4,98 detik. Semifinal melawan Rishat Khaibulin dari Kazakhstan menghasilkan catatan tercepat 4,81 detik, memastikan tempat di final.

Final speed mempertemukan Robby dengan atlet tuan rumah, Zhao Yicheng. Sayangnya, kesalahan false start membuatnya terpaksa menerima medali perak, sementara Zhao melaju ke podium emas. Meskipun demikian, Robby tetap bangga, menilai pengalaman di Sanya sebagai pelajaran berharga bagi karier internasionalnya.

Chef de Mission Tim Indonesia, Krisna Bayu, memuji keberanian dan potensi Robby. “Robby masih muda. Keberhasilannya meraih medali di Asian Beach Games adalah sinyal bahwa ia punya peluang berprestasi lebih tinggi lagi. Robby adalah bukti generasi muda bisa melambungkan nama Indonesia di panggung internasional,” ujarnya.

Prestasi Robby tidak datang sendiri. Tim panjat tebing Indonesia mengirim delapan atlet yang berkompetisi di dua kategori: speed individu dan speed relay. Berikut ringkasan hasil atlet lain:

  • Raharjati Nursamsa terhenti di babak delapan besar.
  • Aditya Tri Syahria dan Ramaski Aswin Kristanto gugur di babak 16 besar.
  • Desak Made Rita Kusuma Dewi, Puja Lestari, Kadek Adi Asih serta Amanda Narda Mutia terhenti di perempat final atau lebih awal.

Di kategori speed relay, pasangan Raharjati Nursamsa dan Antasyafi Robby Al Hilmi berhasil mengamankan medali perak setelah menempati posisi kedua dengan waktu 9,80 detik, hanya 0,05 detik di belakang tim tuan rumah.

Robby, yang baru berusia 18 tahun, menegaskan tekadnya untuk terus meningkatkan fokus dan kemampuan. “Ke depannya saya mau lebih sabar dan fokus lagi. Target saya selanjutnya adalah menjadi juara dunia,” tegasnya.

Penampilan Indonesia di Asian Beach Games 2026 kini mencatat satu medali perak, menempatkan tim pada peringkat ke-17 klasemen perolehan medali hingga 28 April 2027. Keberhasilan ini diharapkan dapat memotivasi generasi muda untuk menggeluti olahraga panjat tebing, sekaligus meningkatkan dukungan infrastruktur dan program pembinaan atlet.

Dengan medali perak Asian Beach Games 2026 yang diraih oleh Antasyafi Robby, harapan akan pencapaian lebih besar di ajang internasional semakin menguat. Kedepannya, federasi panjat tebing Indonesia berencana memperluas program pelatihan, mengoptimalkan fasilitas, serta menyiapkan atlet untuk kompetisi Olimpiade dan Kejuaraan Dunia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *