Al Ahli Saudi Raih Gelar Ganda AFC Champions League Elite 2025‑2026 lewat Gol Dramatis Firas Al‑Buraikan

Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 26 April 2026 | Al Ahli Saudi berhasil menorehkan sejarah baru dalam sepak bola Asia dengan mengulang kemenangan di AFC Champions League Elite 2025‑2026. Laga final yang digelar pada 25 April 2026 di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah, berakhir dengan skor 1‑0 atas wakil Jepang, Machida Zelvia, berkat gol tunggal penyerang Timnas Arab Saudi, Firas Al‑Buraikan, pada menit ke‑96 di babak tambahan waktu.

Sejak bergabung dengan Al Ahli pada tahun 2023, Firas Al‑Buraikan telah mencatat 28 gol dan 17 assist dalam 121 penampilan. Namun, pada musim ini ia hanya menorehkan enam gol dan satu assist dari 45 pertandingan, terutama karena waktu bermain yang terbatas akibat persaingan ketat dengan pemain asing, termasuk striker asal Inggris, Ivan Toney. Meskipun begitu, peran krusialnya di final membuktikan nilai pentingnya kehadiran pemain lokal dalam momen-momen penentu.

Baca juga:

Babak pertama dan kedua berakhir dengan kedudukan 0‑0. Kedua tim menunjukkan pertahanan yang rapat, terutama Machida Zelvia yang selama fase gugur tidak pernah kebobolan. Namun, pada menit ke‑68, Al Ahli harus bermain dengan sepuluh pemain setelah Zakaria Al Hawsawi menerima kartu merah akibat menanduk pemain Machida Zelvia, Tete Yengi. Kekurangan satu pemain tidak menghalangi semangat juara Al Ahli.

  • Lokasi final: King Abdullah Sports City, Jeddah, Arab Saudi.
  • Skor akhir: Al Ahli 1‑0 Machida Zelvia.
  • Gol penentu: Firas Al‑Buraikan (menit 96, extra time).
  • Assist: Franck Kessie.
  • Kartu merah: Zakaria Al Hawsawi (menit 68).
  • Rekor: Al Ahli menjadi klub pertama yang memenangkan gelar ACL Elite secara beruntun sejak format baru diperkenalkan pada 2024‑2025.

Gol kemenangan muncul setelah serangan balik cepat. Franck Kessie mengirimkan umpan silang dari sisi kanan, yang ditangkap oleh Firas Al‑Buraikan. Dengan tendangan kaki kiri yang mematikan, ia menaklukkan kiper Machida Zelvia, Tani, dan mengamankan keunggulan bagi Al Ahli. Gol ini tidak hanya mengukir kemenangan, tetapi juga menegaskan kepercayaan pelatih Mathias Jaissle dalam menurunkan pemain lokal pada saat-saat krusial.

Presiden AFC, Sheikh Salman bin Ebrahim Al Khalifa, memberikan apresiasi tinggi kepada Al Ahli Saudi atas prestasi bersejarah ini. Ia menekankan bahwa keberhasilan klub menjadi inspirasi bagi seluruh klub di benua Asia dalam meningkatkan standar kompetisi. “Menjadi tim pertama yang memenangkan gelar berturut‑turut di era ACL Elite adalah pencapaian penting dan bukti visi luar biasa klub ini,” ujar Sheikh Salman dalam sambutan resminya.

Machida Zelvia, yang memasuki final sebagai debutan di ajang ACL Elite, tampil impresif dengan catatan clean sheet sepanjang fase knockout. Mereka berhasil menyingkirkan tim-tim kuat seperti Gangwon FC, Al Ittihad, dan Shabab Al Ahli dengan skor tipis 1‑0. Namun, pertahanan solid mereka tidak mampu menahan tekanan ekstra waktu Al Ahli yang lebih berpengalaman.

Keberhasilan Al Ahli mempertahankan gelar juga mengulang kisah sukses mereka pada musim 2024‑2025, ketika mereka mengalahkan Kawasaki Frontale, wakil Jepang lainnya, dengan skor 2‑0. Pada edisi itu, gol-gol Galeno dan Franck Kessie menjadi penentu kemenangan. Konsistensi tersebut menegaskan dominasi Al Ahli di kancah sepak bola Asia selama dua musim berturut‑turut.

Dengan gelar kedua berturut‑turut, Al Ahli tidak hanya menambah koleksi trofi klub, tetapi juga meningkatkan profil pemain-pemainnya di pasar internasional. Ivan Toney, yang menjadi andalan lini depan bersama Firas, diperkirakan akan menarik perhatian klub Eropa pada bursa transfer mendatang. Sementara itu, penampilan Franck Kessie yang konsisten memperkuat reputasinya sebagai gelandang kreatif yang dapat berkontribusi dalam fase penyerangan.

Secara statistik, Al Ahli mencatat rata‑rata kepemilikan bola 55% dan tembakan tepat sasaran 7 kali selama final, mengungguli Machida Zelvia yang hanya mencatat 3 tembakan. Dominasi tersebut mencerminkan strategi ofensif yang diusung oleh pelatih Mathias Jaissle, yang menekankan transisi cepat dan pergerakan pemain sayap.

Kesimpulannya, Al Ahli Saudi telah menegaskan dominasinya di Asia dengan meraih gelar AFC Champions League Elite 2025‑2026 secara dramatis. Gol ekstra time Firas Al‑Buraikan menjadi simbol kebangkitan pemain lokal dalam mengatasi tantangan pemain asing dan situasi bermain dengan satu pemain lebih sedikit. Keberhasilan ini menambah catatan gemilang klub dan memberi contoh inspiratif bagi seluruh tim di benua Asia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *