Duo KTM Siap Gempur Veda Ega Pratama di Moto3 Jerez: Pertarungan Epik di Sirkuit Spanyol

Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 24 April 2026 | Jerez, Spanyol – Pada akhir pekan ini, rangkaian Moto3 Spanyol 2026 kembali bergulir di sirkuit legendaris Jerez. Dua pembalap KTM, David Muñoz dan Valentin Perrone, menyiapkan strategi agresif untuk menantang Veda Ega Pratama dari Honda Team Asia, yang bertekad menghapus memori buruk dari insiden high‑side di COTA, Amerika Serikat.

Veda Ega Pratama, pembalap muda berusia 17 tahun asal Gunungkidul, memasuki seri keempat dengan kepercayaan diri tinggi. Setelah jeda kompetisi tiga minggu pasca‑COTA, ia memanfaatkan waktu istirahat untuk melakukan evaluasi mendalam, memperbaiki teknik pengereman, dan menajamkan rasa presisi pada setiap sektor Jerez yang terkenal teknikal. “Saya sangat senang bisa kembali balapan setelah tiga minggu ini. Ini adalah periode yang baik untuk mengatur ulang, berlatih, dan mempersiapkan diri untuk bagian selanjutnya dari musim ini,” ujar Veda dalam keterangan resmi Honda Team Asia.

Baca juga:

Jerez memiliki panjang lintasan 4,423 km dengan delapan tikungan tajam yang menuntut kestabilan motor dan konsentrasi rider. Veda menekankan bahwa pengalaman di Red Bull Rookies Cup 2025, di mana ia berhasil meraih podium ketiga, menjadi modal mental penting untuk mengatasi tekanan di lintasan ini. Di samping itu, performa konsisten di tiga seri pembuka musim – finis kelima di Thailand, podium ketiga di Brasil, serta posisi ke‑16 terbaik di sesi latihan Jerez – menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan hasil di Austin.

Sementara itu, duo KTM menunjukkan formasi kuat. David Muñoz, pembalap Liqui Moly Dynavolt Intact GP, mencatatkan waktu tercepat pada sesi latihan sore dengan 1:44.078 menit, hanya selisih 0,041 detik dari rekan setimnya Valentin Perrone. Kedua pembalap tersebut menampilkan motor dengan handling stabil, cocok untuk mengeksekusi jalur ideal di Jerez. Mereka menargetkan masuk zona top‑14 pada sesi kualifikasi kedua (Q2) untuk menghindari babak Q1 yang melelahkan.

Berikut ini rangkuman waktu tercepat pada sesi latihan sore Jerez:

Posisi Pembalap Tim Waktu (menit)
1 Maximo Quiles CFMOTO 1:44.078
2 David Muñoz KTM 1:44.119
3 Valentin Perrone KTM 1:44.325
4 Matteo Bertelle MTA 1:44.403
5 David Almansa KTM 1:44.457
16 Veda Ega Pratama Honda Team Asia 1:44.860

Data di atas menegaskan bahwa selisih waktu antara posisi teratas dan Veda hanya 0,782 detik, menandakan peluang realistis bagi rider Indonesia untuk bersaing di zona Q2. Jika berhasil, ia berpeluang menyalip rider KTM pada balapan utama dan kembali mengibarkan bendera Merah Putih di podium Eropa.

Strategi kedua tim juga berbeda. KTM berfokus pada eksploitasi kecepatan maksimum di lintasan lurus dan memanfaatkan tekanan rem di tikungan 6‑7, sedangkan Honda Team Asia menekankan konsistensi lap dan pemilihan jalur optimal di tikungan 10‑11, yang menjadi titik kritis pada insiden Austin. Veda mengaku telah melakukan simulasi data telemetri selama jeda, sehingga kini lebih mengerti batas slip‑angle motornya.

Dengan semangat baru, Veda Ega Pratama menyatakan targetnya tidak hanya sekadar masuk Q2, melainkan mengincar podium kembali. “Saya tahu kami memiliki kecepatan yang bagus di balapan terakhir, jadi sekarang targetnya adalah untuk lebih konsisten dan menyelesaikan pekerjaan,” tutupnya. Pertarungan antara duo KTM dan Veda di Moto3 Jerez menjanjikan aksi menegangkan, sekaligus menjadi ajang pembuktian bagi pembalap muda Indonesia dalam melanjutkan perjalanan menuju kelas dunia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *