Maruli Simanjuntak Tegaskan Penguasaan Masalah Kunci Solusi dalam Rotasi Jabatan dan Penanganan Insiden UNIFIL

Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 09 April 2026 | Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., memimpin serah terima jabatan (Sertijab) tiga Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) serta Kepala Pusat Kesehatan Angkatan Darat (Kapuskesad) di Markas Besar TNI AD, Jakarta, pada Rabu, 8 April 2026. Dalam kesempatan itu, Maruli menekankan bahwa penguasaan terhadap permasalahan merupakan prasyarat utama untuk menemukan solusi yang tepat. “Penguasaan kita terhadap permasalahan akan menjadikan jalan untuk mencari jalan keluar (solusi). Jadi selama kita menjabat, jangan merasa tidak bisa; paling tidak kita membuat perencanaan dan upaya untuk mempresentasikan pemecahan masalah,” ujarnya.

Rotasi jabatan yang dilaksanakan meliputi pergantian pimpinan pada tiga komando daerah militer serta Kapuskesad. Jabatan Pangdam XXIV/Mandala Trikora diserahkan dari Letjen TNI Lucky Avianto kepada Mayjen TNI Frits Wilem Rizard Pelamonia. Pangdam XV/Pattimura berpindah dari Mayjen TNI Putranto Gatot Sri Handoyo ke Mayjen TNI Doddy Triwinarto. Sementara Pangdam XVII/Cenderawasih dialihkan dari Mayjen TNI Amrin Ibrahim kepada Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang. Kapuskesad juga mengalami pergantian, dari Mayjen TNI dr. Bima Wisnu Nugraha ke Mayjen TNI dr. Gunawan Rusuldi.

Baca juga:

Jenderal Maruli menegaskan bahwa rotasi semacam ini adalah bagian dari dinamika organisasi militer untuk menyegarkan kepemimpinan, meningkatkan efektivitas kinerja, serta mengoptimalkan pelaksanaan tugas TNI AD dalam mendukung program pemerintah. Ia menambahkan bahwa dalam dua tahun terakhir TNI AD telah merenovasi sekitar 2.000 rumah dinas prajurit di seluruh Indonesia dan berencana membangun 200 unit rumah dinas baru. Program Badan Pengelola Tabungan Wajib Perumahan (BP TWP) terus digalakkan agar setiap prajurit dapat memiliki rumah pribadi yang layak, sebagai upaya peningkatan kesejahteraan jangka panjang.

Di samping rotasi struktural, Maruli juga memimpin upacara pelepasan tiga jenazah prajurit TNI yang gugur dalam tugas sebagai Pasukan Penjaga Perdamaian PBB (UNIFIL) di Lebanon Selatan. Upacara tersebut berlangsung di Apron VIP Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno‑Hatta pada 4 April 2026. Dalam sambutannya, Maruli menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dan menegaskan pentingnya investigasi menyeluruh atas insiden yang menewaskan Mayor Zulmi Aditya Iskandar, Sersan Satu Muhammad Nur Ichwan, dan Kopral Farizal Rhomadon. Ia menambahkan bahwa temuan awal PBB menunjukkan keterlibatan proyektil tank Merkava Israel pada 29 Maret serta kemungkinan IED yang dipasang oleh kelompok Hizbullah pada 30 Maret.

Juru Bicara PBB, Stephanie Dujarric, mengungkapkan bahwa insiden tersebut dapat dikategorikan sebagai kejahatan perang bila terbukti melanggar hukum internasional. Maruli menekankan bahwa TNI AD akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan proses hukum berjalan dan agar keselamatan penjaga perdamaian terjamin.

Rotasi panglima daerah militer juga memberi ruang bagi pejabat baru untuk memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, tokoh agama, dan tokoh adat. Mayjen Doddy Triwinarto, yang kini menjabat sebagai Pangdam XV/Pattimura, menegaskan komitmennya dalam menjaga stabilitas keamanan serta memperkuat harmonisasi sosial di wilayah Maluku dan Maluku Utara. Ia berjanji melanjutkan program pembinaan teritorial yang telah berjalan dan meningkatkan kerja sama lintas sektor.

Selain fokus pada kepemimpinan, TNI AD di bawah arahan Maruli turut terlibat dalam penanganan bencana alam. Baru-baru ini, pasukan Angkatan Darat membangun jembatan darurat di Sumatera Barat untuk memulihkan akses vital pasca‑banjir. Upaya tersebut mencerminkan peran TNI AD yang tidak hanya pada bidang pertahanan, tetapi juga pada bantuan kemanusiaan.

Keseluruhan rangkaian kegiatan ini menunjukkan bahwa kepemimpinan Jenderal Maruli Simanjuntak mengedepankan prinsip penguasaan masalah, adaptasi struktural, dan kesejahteraan prajurit. Dengan rotasi jabatan yang terencana, peningkatan fasilitas perumahan, serta respons cepat terhadap insiden internasional dan bencana domestik, TNI AD berupaya memperkuat kesiapan operasional serta kepercayaan publik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *