Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 20 April 2026 | Timnas wanita Inggris, yang dikenal sebagai England Lionesses, tengah berada di jalur kualifikasi Piala Dunia 2027 dengan performa mengesankan. Empat kemenangan beruntun menempatkan mereka di puncak grup, termasuk kemenangan tipis 1-0 atas Spanyol dan Iceland yang menguji ketangguhan mental serta kemampuan kiper Hannah Hampton.
Pelatih kepala Sarina Wiegman melakukan sedikit perubahan pada susunan awal antara dua pertandingan tersebut. Kapten Leah Williamson kembali setelah absen satu bulan karena cedera hamstring, menggantikan Lotte Wubben-Moy, sementara Laura Blindkilde Brown masuk menggantikan Lucia Kendall. Kedalaman skuad terlihat jelas ketika Wiegman menggunakan seluruh lima pemain pengganti melawan Iceland, menandakan banyaknya opsi untuk mengisi 26 tempat di tim akhir.
Dalam menilai siapa yang berpeluang masuk dalam 40 pemain teratas yang disiapkan Athletic, beberapa pemain menjadi sorotan utama. Keira Walsh tetap menjadi tulang punggung lini tengah; meskipun musim pertamanya di Chelsea mengalami beberapa tantangan, kepercayaan Wiegman padanya tak tergoyahkan, bahkan menobatkannya sebagai kapten sementara pada 100 kap kaptennya melawan Spanyol.
Penjaga gawang Mary Earps kembali menunjukkan kelasnya dengan penyelamatan akrobatik di menit-menit akhir melawan Spanyol, serta distribusi yang menjadi senjata utama serangan balik Inggris. Meskipun distribusinya kadang tidak konsisten di Wembley, ia tetap menjadi pilihan utama di gawang.
Di lini serang, Lauren Hemp mencatatkan assist penting untuk gol tunggal melawan Spanyol, serta mencetak gol penentu melawan Iceland setelah menerima umpan dari Hemp sendiri. Penampilan gemilangnya di Arsenal, termasuk gol krusial melawan Chelsea di perempat final Liga Champions, menegaskan posisinya sebagai penyerang utama.
Midfielder lain yang tak dapat diabaikan adalah Georgia Stanway, yang telah menjadi starter di semua 19 pertandingan turnamen di bawah asuhan Wiegman. Dengan usia 35 tahun pada musim panas 2027, pengalaman dan larinya yang berani tetap menjadi aset penting, terutama mengingat kekurangan cadangan natural di posisi bek kanan.
Selain pemain inti, ada nama-nama yang sedang bersaing untuk tempat di skuad final. Lotte Wubben-Moy, yang mendapat peluang karena cedera Williamson, menunjukkan kualitas lebih dari sekadar pemain rotasi. Esme Morgan, yang kini berlabuh di Washington Spirit, juga menunjukkan performa meningkat, sementara Alex Greenwood kembali ke posisi bek kiri, menutup celah yang sebelumnya ada.
Namun, Lionesses masih perlu mengasah cara menghadapi tim yang lebih fisik dan terorganisir, seperti Islandia. Pada pertandingan melawan Islandia, Inggris terpaksa bermain dengan gaya lebih kasar, yang meniadakan keunggulan mereka dalam penguasaan bola. Pelajaran ini menjadi penting menjelang turnamen besar, di mana variasi taktik lawan dapat menjadi penentu.
Berikut adalah rangkuman pemain utama yang diperkirakan akan masuk dalam skuad Piala Dunia 2027:
- Keira Walsh – Kapten sementara, gelandang bertahan.
- Mary Earps – Penjaga gawang utama.
- Lauren Hemp – Sayap kiri, pencipta peluang.
- Georgia Stanway – Gelandang serang.
- Leah Williamson – Bek tengah, kapten utama.
- Lotte Wubben-Moy – Bek kanan, calon pengganti.
- Esme Morgan – Bek tengah/kanan, pemain muda berpotensi.
- Alex Greenwood – Bek kiri berpengalaman.
Dengan kombinasi pemain berpengalaman dan talenta muda, England Lionesses berada di posisi kuat untuk melaju ke Piala Dunia 2027. Tantangan utama tetap pada kemampuan mengadaptasi taktik melawan lawan fisik serta menjaga konsistensi performa di seluruh fase kualifikasi.
Menatap ke depan, harapan besar menanti tim ini untuk mengukir sejarah baru di panggung dunia, menggabungkan keahlian teknis dengan ketangguhan mental yang telah menjadi ciri khas mereka.
