Gempa M 7,7 Guncang NTT, Kepala BNPB dan Menko PMK Bertolak ke Lokasi

Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 15 Agustus 2026 | Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu pagi, menyebabkan kerusakan dan korban. Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto dan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno segera menuju lokasi bencana untuk memantau penanganan darurat.

Menurut Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan, BNPB langsung mengerahkan tim penanganan darurat untuk mendukung pemerintah daerah dalam melakukan kaji cepat, penanganan korban, pendataan dampak, serta pemenuhan kebutuhan masyarakat terdampak.

Baca juga:

Sebanyak 2.000 warga di Kabupaten Nagekeo melakukan evakuasi mandiri sebagai langkah kewaspadaan setelah gempa dan adanya peringatan dini tsunami. Sementara itu, di Kota Bima tercatat satu kepala keluarga atau enam jiwa terdampak.

Dampak kerusakan sementara yang telah teridentifikasi meliputi dua rumah rusak berat, satu rumah rusak sedang, dua rumah rusak ringan, satu gudang Bulog terdampak, tiga fasilitas umum rusak ringan, serta enam kantor pemerintahan terdampak.

BNPB juga mengarahkan satu unit helikopter untuk membantu mobilisasi logistik dan mendukung kebutuhan operasional penanganan darurat, termasuk kemungkinan evakuasi apabila diperlukan. Dukungan logistik dan peralatan juga disiapkan untuk memperkuat penanganan di lapangan.

Menko PMK Pratikno memastikan pemerintah bergerak cepat dalam tanggap darurat gempa magnitudo 7,7 di Flores, NTT. Badan SAR Nasional (Basarnas) dan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pun langsung bergerak dan berkoordinasi untuk pencarian dan pertolongan tiga menit pascagempa.

Korban meninggal dunia merupakan warga Kabupaten Sikka, sementara korban luka tercatat di Kabupaten Sikka dan Kabupaten Nagekeo. BNPB menyampaikan permohonan maaf atas kekeliruan dalam laporan awal tentang korban meninggal dunia.

Pemerintah terus memantau situasi dan melakukan upaya penanganan darurat untuk membantu masyarakat terdampak gempa bumi di NTT.

Kesimpulan, gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang NTT menyebabkan kerusakan dan korban. Pemerintah segera menuju lokasi bencana untuk memantau penanganan darurat dan membantu masyarakat terdampak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *