Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 11 Agustus 2026 | Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan performa positif dengan ditutup menguat 1,04% di level 6.409,654 pada perdagangan Jumat, 7 Agustus 2026. Investor asing mencatatkan nilai beli bersih sebesar Rp1,24 triliun pada berbagai saham berkapitalisasi besar.
PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) menjadi primadona incaran utama para pemodal asing dengan nilai beli bersih asing paling tinggi, menembus angka Rp506,88 miliar. Besarnya minat asing terhadap saham perbankan ini menjadikannya sebagai motor penggerak utama alias kontributor terbesar terhadap kenaikan IHSG dengan sumbangan sebesar 13,14 poin.
Selain BBRI, emiten lain yang turut memberikan dorongan poin cukup signifikan terhadap laju IHSG adalah PT DCI Indonesia Tbk (DCII) sebesar 5,64 poin dan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) sebesar 5,54 poin. Sektor infrastruktur menjadi bintang panggung dengan membukukan penguatan terbesar yakni 2,17 persen, sementara sektor barang konsumen non-primer menjadi satu-satunya yang tertekan dengan pelemahan 0,69 persen.
Daftar rincian 10 emiten yang paling banyak diborong investor asing berdasarkan nilai net foreign buy adalah BBRI, PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA), PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), PT Timah Tbk (TINS), PT Barito Pacific Tbk (BRPT), PT Indosat Tbk (ISAT), PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP), PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA), PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN), dan PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN).
Bank Tabungan Negara (BBTN) meraih pertumbuhan laba bersih tertinggi di antara emiten BUMN bank yang listing di BEI sepanjang semester pertama 2026. Laba bersih BBTN melesat 40,8 persen secara tahunan dengan menggenggam Rp2,40 triliun di semester pertama 2026. Kinerja bottom-line BTN didorong oleh transformasi bisnis, pertumbuhan kredit perumahan, serta keberhasilan menekan biaya dana (Cost of Fund) di level 3,01%.
Bank Mandiri (BMRI) mencetak laba bersih sebesar Rp30,4 triliun dengan pertumbuhan laba bersih sebesar 24,4 persen. Pertumbuhan laba bersih ini ditopang oleh ekspansi kredit yang tumbuh solid sebesar 19,9% secara tahunan. Sementara itu, Bank BNI (BBNI) sukses mengemas laba bersih Rp10,75 triliun sepanjang semester pertama 2026, meskipun kenaikan laba bersihnya moderat hanya sebesar 6,56%.
Dengan demikian, IHSG diprediksi melanjutkan penguatan. Sepanjang perdagangan hari ini, Senin, 10 Agustus 2026, IHSG akan menyusuri kisaran support 6.340-6.270, dan resistance 6.480-6.550. Menilik data itu, Retail Research CGS International Sekuritas Indonesia menyarankan investor untuk mengoleksi sejumlah saham andalan berikut, yaitu Archi Indonesia (ARCI), Merdeka Copper Gold (MDKA), Bumi Mineral (BRMS), Bank Rakyat Indonesia (BBRI), Barito Energy (BREN), dan Dharma Satya Nusantara (DSNG).
Kesimpulan, IHSG menunjukkan performa positif dan diprediksi melanjutkan penguatan. BBRI menjadi saham andalan investor dengan nilai beli bersih asing paling tinggi. Investor disarankan untuk mengoleksi sejumlah saham andalan berikut, yaitu ARCI, MDKA, BRMS, BBRI, BREN, dan DSNG.
