Wali Kota Medan Desak Camat Kerja Cepat Digitalisasi Bansos

Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 10 Juli 2026 | Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menginstruksikan kepada seluruh camat di Kota Medan untuk segera menuntaskan pendataan perlindungan sosial melalui Portal Perlinsos berbasis Digital Public Infrastructure (DPI). Hal ini disampaikan dalam rapat Digitalisasi Bansos yang dihadiri oleh Sekda Kota Medan Wiriya Alrahman, pimpinan perangkat daerah, camat, dan lurah.

Rico Waas menegaskan bahwa digitalisasi bantuan sosial masih lambat dan hanya 1,75 persen dari total 795.881 KK penerima bansos yang terdata. Kepala Dinas Sosial Kota Medan juga dinilai masih pasif dalam melaksanakan transformasi data digital.

Baca juga:

Camat dan lurah diminta untuk bekerja lebih serius dan aktif mengawal pendataan di wilayah masing-masing agar target digitalisasi bansos dapat segera tercapai. Mereka harus memiliki target mandiri dan melakukan pembaruan data Perlinsos setiap hari.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kota Medan, Khoiruddin Rangkuti, memaparkan bahwa langkah digitalisasi ini merupakan jawaban atas keluhan klasik masyarakat terkait masalah kesalahan inklusi dan kesalahan pengecualian. Mekanisme lama dinilai terlalu rumit karena harus melalui proses musyawarah kelurahan yang birokratis.

Di tempat lain, ASN muda di Kementerian Pertanian ditantang untuk menjadi pelopor perubahan. Mereka diharapkan dapat menghadirkan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat. Inovasi berbasis data digital juga ditampilkan oleh beberapa ASN muda, seperti pengembangan database digital lahan sawah berbasis poligon dan penyediaan data sifat kimia tanah sawah.

Jumlah ASN di Kabupaten Sumbawa Barat juga terus mengalami perubahan seiring kebijakan rekrutmen nasional yang lebih banyak mengakomodasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Terdapat 7.352 ASN di Kabupaten Sumbawa Barat, dengan mayoritas merupakan PPPK.

Dalam kasus kematian Sekretaris Dinas PRKP Pemerintah Kabupaten Bangkalan, Ruly Yunis Setiawati, polisi masih belum menemukan pelaku. Namun, beredar video yang diduga memperlihatkan Erlan, pria yang diduga berkaitan dengan perkara tersebut, sedang liburan di Bali.

Wali Kota Medan, Rico Waas, juga mengakui bahwa digitalisasi bantuan sosial masih lambat. Dia memberi tenggat waktu kepada seluruh camat untuk menuntaskan pendataan perlindungan sosial melalui Portal Perlinsos.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *