Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 02 Juli 2026 | Tantri Kotak, vokalis band Kotak, baru-baru ini mengungkapkan bahwa dirinya menjadi korban penipuan investasi yang dilakukan oleh temannya sendiri, Popi Novitasari. Menurut Tantri, awalnya mereka berteman karena anak-anak mereka bersekolah di tempat yang sama. Kemudian, hubungan pertemanan mereka berkembang menjadi kerja sama bisnis.
Tantri mengaku bahwa dia ditawari untuk menjadi pemodal dalam pembelian suatu produk. Meskipun sempat ragu, Tantri akhirnya menerima tawaran tersebut karena kepercayaan yang telah dibangun. Namun, setelah transaksi terakhir dilakukan pada 19 Juni 2026, Tantri mengaku tidak lagi bisa menghubungi Popi.
Tantri juga mengungkapkan bahwa dia telah mengunjungi tempat tinggal dan orang tua Popi, namun tidak kunjung mendapatkan jalan keluar. Karena itu, Tantri memutuskan untuk membuka suara dan membagikan kisah pahitnya ke publik. Dia berharap bahwa dengan membuka suara, tidak akan ada korban lain yang terjebak dalam penipuan serupa.
Menurut Tantri, kerugian yang dialaminya mencapai miliaran rupiah. Dia mengaku bahwa dia masih syok dan membutuhkan waktu untuk meyakinkan diri sendiri sebelum akhirnya berani membagikan kisah pahitnya. Tantri juga mengaku bahwa dia masih mempertanyakan kebenaran musibah tersebut di dalam hatinya.
Sementara itu, suami Tantri, Arda Naff, mengaku bahwa mereka sedang proses untuk menempuh jalur hukum. Arda mengatakan bahwa mereka harus menyatukan suara dan langkah-langkah yang tepat karena korbannya banyak.
Tantri Kotak adalah seorang penyanyi dan vokalis band Kotak yang terkenal di Indonesia. Band Kotak sendiri telah merilis beberapa album dan telah memenangkan beberapa penghargaan musik. Dengan kasus penipuan investasi ini, Tantri Kotak menjadi sorotan publik dan menjadi peringatan bagi semua orang untuk berhati-hati dalam berinvestasi.
Kasus penipuan investasi yang menimpa Tantri Kotak ini juga menjadi peringatan bagi semua orang untuk berhati-hati dalam berinvestasi. Penipuan investasi dapat terjadi pada siapa saja, bahkan pada mereka yang telah sukses dalam karirnya. Oleh karena itu, penting untuk selalu berhati-hati dan melakukan penelitian yang cukup sebelum berinvestasi.
