Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 23 Juni 2026 | Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, menyatakan bahwa Pemprov Sumbar terus bergerak cepat melakukan berbagai terobosan demi menjaga keberlanjutan pembangunan daerah di tengah dinamika fiskal nasional. Langkah strategis ini ditempuh melalui optimalisasi pengelolaan aset daerah serta pengembangan sumber pembiayaan alternatif yang inovatif tanpa membebani masyarakat.
Dalam rapat paripurna DPRD Sumbar, Gubernur Mahyeldi menyampaikan apresiasi tinggi atas masukan kritis dari seluruh fraksi dan berterima kasih atas dukungan legislatif terhadap capaian Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI yang kembali diraih Pemprov Sumbar untuk laporan keuangan TA 2025.
Menjawab sorotan tajam fraksi DPRD terkait penataan aset, Mahyeldi mengakui bahwa pengelolaan aset daerah selama ini memang belum seoptimal pengelolaan keuangan. Mengingat aset memiliki potensi besar dalam mendongkrak pendapatan daerah, Pemprov Sumbar berkomitmen untuk melakukan pendataan, penataan, dan pemanfaatan aset secara lebih produktif serta berorientasi pada manfaat ekonomi.
Di samping masalah aset, keterbatasan kapasitas fiskal daerah yang terus menyusut dari tahun ke tahun memaksa Pemprov Sumbar melahirkan inovasi pendanaan. Mahyeldi mengungkapkan, saat ini pihaknya tengah mematangkan skema creative financing (pembiayaan kreatif) melalui instrumen Sukuk dan obligasi daerah.
Sementara itu, di Padang Panjang, kota kecil yang bertengger di lereng Bukit Barisan, fajar selalu datang dua kali. Di situlah seorang perempuan muda bernama Rahmah El-Yunusiyah menyalakan api kecil yang kelak berubah menjadi matahari bagi kaum perempuan Nusantara. Orang-orang Minangkabau menyebutnya padusi sakti: perempuan yang langkahnya senyap, tetapi kata-katanya mengguncang adat dan mimbar.
Rahmah El-Yunusiyah mendirikan Diniyah Puteri, sekolah perempuan pertama di Nusantara yang tidak hanya mengajarkan membaca, berhitung, dan agama, tetapi juga keterampilan hidup, kemandirian, dan keberanian untuk menjadi manusia utuh. Padang Panjang awal abad ke-20 adalah kota yang riuh oleh persilangan: kereta api kolonial menderu, pergerakan kaum muda berdebat, dan gempa bumi 1926 meruntuhkan dinding-dinding.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Tampa Padang merilis prakiraan cuaca untuk wilayah Sulawesi Barat (Sulbar) pada Selasa (23/6/2026). Secara umum, cuaca di Sulawesi Barat (Sulbar) pada pagi hari diprakirakan cerah berawan hingga berawan. Memasuki siang dan sore hari, hujan ringan berpotensi terjadi di sebagian besar wilayah Sulawesi Barat (Sulbar).
Universitas Bung Hatta (UBH) Padang melakukan riset pengembangan situs arkeologi di pesisir Sumatera Barat (Sumbar) bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) selama sepuluh hari pada 8-17 Juni. Riset ini untuk mendukung pengembangan dan mitigasi situs ardeologi yang terdapat di sepanjang pesisir Kabupaten Pesisir Selatan, Sumbar.
Kasus dugaan penyekapan yang dialami seorang perempuan berinisial YTR (30) di Bandung terus menjadi perhatian publik. Setelah ditemukan dalam kondisi kritis usai dinyatakan hilang selama sekitar tiga tahun, fakta-fakta baru terkait dugaan penyiksaan yang dialaminya mulai terungkap dari keterangan keluarga. Korban yang saat ini masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung disebut mengalami berbagai luka serius di sekujur tubuhnya.
Keluarga pun mengungkapkan bahwa kondisi fisik YTR sangat memprihatinkan akibat dugaan penganiayaan yang berlangsung dalam waktu lama. Salah satu pengakuan yang paling mengejutkan datang dari cerita korban kepada sang ayah setelah kondisinya mulai sadar dan mampu berkomunikasi secara terbatas. Menurut keluarga, YTR mengaku kerap menjadi sasaran kekerasan selama diduga disekap.
Adik korban, Syahrul, mengatakan bahwa berdasarkan cerita yang diterima ayahnya, YTR sering dipukul menggunakan helm, diserang dengan senjata tajam, hingga dibakar menggunakan rokok. Pengakuan tersebut sejalan dengan kondisi tubuh korban yang ditemukan penuh luka. Syahrul menjelaskan bahwa mata kanan kakaknya mengalami infeksi berat, sementara mata kirinya mengecil dan tidak lagi berfungsi untuk melihat.
Kesimpulan: Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, menyatakan bahwa Pemprov Sumbar terus bergerak cepat melakukan berbagai terobosan demi menjaga keberlanjutan pembangunan daerah di tengah dinamika fiskal nasional. Pemprov Sumbar berkomitmen untuk melakukan pendataan, penataan, dan pemanfaatan aset secara lebih produktif serta berorientasi pada manfaat ekonomi. Sementara itu, di Padang Panjang, Rahmah El-Yunusiyah mendirikan Diniyah Puteri, sekolah perempuan pertama di Nusantara yang tidak hanya mengajarkan membaca, berhitung, dan agama, tetapi juga keterampilan hidup, kemandirian, dan keberanian untuk menjadi manusia utuh.
