Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 23 Juni 2026 | Pertemuan supreme council Perikatan Nasional (PN) yang diadakan di markas PAS, Kuala Lumpur, malam ini, mendapat perhatian besar karena kedatangan Presiden Bersatu, Muhyiddin Yassin. Pertemuan ini diadakan di tengah-tengah krisis internal koalisi.
Muhyiddin Yassin tiba di markas PAS sekitar pukul 20.30 malam, ditemani oleh Wakil Presiden Bersatu, Ahmad Faizal Azumu, Ketua Wanita Bersatu, Nolee Ashilin Radzi, dan Ketua Pemuda Bersatu, Hilman Idham.
PN akhirnya memutuskan untuk menerima keanggotaan Parti Pejuang Tanah Air dan Parti Cinta Malaysia, sementara status Bersatu dalam koalisi masih belum jelas. Muhyiddin Yassin dalam konferensi pers menyatakan bahwa posisi Bersatu dalam PN tidak dibahas dalam pertemuan malam ini.
Sementara itu, di Lebanon, warga negara setempat masih enggan kembali ke rumah mereka karena tidak percaya gencatan senjata yang telah disepakati antara Israel dan Hizbullah. Mereka khawatir bahwa gencatan senjata tersebut tidak akan bertahan lama.
Mohammed Yassin, warga Lebanon yang mengungsi, menyatakan bahwa ia akan kembali ke rumahnya di Kota Houla, Lebanon selatan, jika situasi benar-benar aman. Ia menambahkan bahwa ia tidak percaya gencatan senjata karena Israel tidak dapat dipercaya.
Di Malaysia, sengitnya persaingan politik antarpartai terus berlanjut. Pertemuan PN malam ini membahas tentang keanggotaan parti-parti baru dan status Bersatu dalam koalisi. Sementara itu, warga Lebanon masih menghadapi ketidakpastian tentang masa depan mereka.
Konflik antara Israel dan Hizbullah telah menyebabkan kerusakan parah di Lebanon. Banyak warga yang terpaksa mengungsi dan kehilangan tempat tinggal mereka. Gencatan senjata yang telah disepakati masih belum dapat memulihkan kepercayaan warga terhadap keselamatan mereka.
Pertemuan PN malam ini menunjukkan bahwa koalisi masih menghadapi tantangan internal. Status Bersatu dalam PN masih belum jelas, dan keanggotaan parti-parti baru dapat mempengaruhi dinamika politik dalam koalisi.
