Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 14 April 2026 | Stadion Luigi Ferraris menjadi saksi pertarungan sengit pada Minggu (12/4/2026) ketika Genoa mengalahkan Sassuolo dengan skor 2-1 di pertandingan giornata ke-32 Liga Italia 2025/2026. Gol pembuka tercipta pada menit ke-18 melalui tendangan jarak jauh Ruslan Malinovskyi yang menembus pertahanan neroverdi. Sassuolo berhasil menyamakan kedudukan di babak kedua lewat sontekan Ismael Kone pada menit ke-57, namun keunggulan Genoa kembali ditegaskan pada menit ke-84 ketika Caleb Ekuban mengeksekusi penyelesaian tepat setelah menerima umpan tarik dari Junior Messias.
Statistik pertandingan menunjukkan dominasi yang hampir seimbang antara kedua tim. Genoa menguasai bola sebesar 52 persen, sementara Sassuolo mencatat 48 persen. Kedua tim hampir setara dalam jumlah tembakan, dengan Genoa mencatat 14 tembakan dan Sassuolo 15 tembakan. Meskipun demikian, efektivitas akhir menempatkan Genoa di atas papan skor.
Pelatih Sassuolo, Fabio Grosso, mengungkapkan kekecewaannya atas hasil akhir namun menekankan bahwa penampilan timnya di luar negeri tidak dapat diukur hanya dari satu laga. “Kami bermain dengan baik, terutama pada laga tandang melawan Juventus (1-1) dan Milan (2-2), bahkan berhasil mengalahkan Atalanta 3-0,” ujar Grosso. Ia menambahkan bahwa kegagalan fokus pada momen krusial menjadi penyebab utama kekalahan, terutama pada gol-gol yang terjadi saat pemainnya lengah.
Jay Idzes, bek asal Indonesia yang menjadi andalan di lini pertahanan Sassuolo, menerima sorotan ganda. Pada akhir pertandingan, ia mendapatkan rating 6,5 dari Fotmob setelah mencatatkan tujuh aksi bertahan, satu peluang kreatif, serta akurasi umpan 94 persen. Statistik tambahan menunjukkan satu blok, empat sapuan, dua intersep, dan satu recoveries. Meskipun demikian, Idzes tidak mampu menghentikan serangan terakhir Genoa yang berujung pada gol penentu.
Insiden di ruang ganti pada jeda pertama menambah ketegangan. Pertengkaran antara kapten Sassuolo Domenico Berardi dan pemain Genoa Stefano Sabelli memicu keributan yang kemudian bereskalasi. Wasit Antonio Rapuano mengambil keputusan tegas dengan menunjukkan dua kartu merah langsung kepada Berardi dan Mikael Ellertsson, menambah beban mental bagi kedua tim.
Dengan hasil ini, Sassuolo tetap berada di posisi ke-11 klasemen sementara dengan 42 poin, menandai kekalahan ketiga beruntun dalam tiga laga terakhir. Sementara Genoa, yang kini menambah tiga poin penting, berupaya memperkuat posisi mereka di papan tengah.
Pertandingan berikutnya bagi Sassuolo akan dihadapi Como 1907 pada Jumat (17/4/2026). Tim pelatih Fabio Grosso berharap dapat memperbaiki konsistensi fokus dan mengoptimalkan performa di laga tandang, terutama mengingat jadwal padat Serie A yang menuntut kestabilan mental dan taktis.
Secara keseluruhan, pertandingan Genoa vs Sassuolo menampilkan drama taktik, ketegangan di ruang ganti, serta penampilan individu yang menonjol. Meski hasilnya tidak menguntungkan bagi Sassuolo, pelatih dan pemain memiliki titik belajar penting untuk memperbaiki detail kecil yang dapat berujung pada poin penting di sisa musim.
