Nanik S Deyang: Dari Kontroversi hingga Pimpinan Badan Gizi Nasional

Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 06 Juni 2026 | Nanik S Deyang baru-baru ini dilantik sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), menggantikan Dadan Hindayana. Penunjukan ini tidak terlepas dari kontroversi yang pernah melibatkan Nanik, seperti kasus hoaks Ratna Sarumpaet dan kritik terkait latar belakangnya yang bukan dari bidang gizi atau kesehatan.

Nanik S Deyang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Kepala BGN Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi. Ia memiliki latar belakang pendidikan di bidang Biologi dan Ilmu Kehutanan. Meskipun demikian, Nanik tetap menegaskan komitmennya untuk memperbaiki program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu fokus utama BGN.

Baca juga:

Salah satu kebijakan baru yang diambil Nanik adalah menggeser fokus program MBG dari kuantitas menuju kualitas. Ia mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyampaikan kepada Presiden Prabowo Subianto bahwa target penerima MBG pada 2026 kemungkinan tidak akan mencapai 82,9 juta orang seperti yang direncanakan sebelumnya. BGN kini memilih memastikan kualitas makanan, tata kelola program, dan efektivitas intervensi gizi berjalan baik terlebih dahulu sebelum melakukan ekspansi besar-besaran.

Nanik juga menegaskan bahwa BGN akan melakukan efisiensi anggaran MBG dan memperbaiki kualitas dapur-dapur yang sudah beroperasi. Ia mengatakan bahwa pihaknya tidak akan ragu menjatuhkan sanksi terhadap dapur yang tidak memenuhi standar yang telah ditetapkan.

Langkah-langkah ini diambil untuk memperbaiki program MBG yang telah menuai kritik dan kontroversi. Nanik berharap bahwa dengan kebijakan baru ini, program MBG dapat berjalan lebih efektif dan bermanfaat bagi masyarakat.

Kontroversi yang pernah melibatkan Nanik tidak membuatnya gentar. Ia tetap fokus pada tugasnya sebagai Kepala BGN dan berkomitmen untuk memperbaiki program MBG. Dengan latar belakang pendidikannya dan pengalaman kerjanya, Nanik berharap dapat membawa perubahan positif bagi BGN dan program MBG.

Dalam beberapa bulan ke depan, Nanik akan bekerja keras untuk memastikan bahwa program MBG dapat berjalan dengan efektif dan efisien. Ia berharap bahwa dengan kerja sama dari semua pihak, program MBG dapat menjadi salah satu contoh program pemerintah yang sukses dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Dalam kesimpulan, penunjukan Nanik S Deyang sebagai Kepala BGN merupakan langkah yang tepat untuk memperbaiki program MBG. Dengan komitmen dan pengalaman yang dimiliki, Nanik berharap dapat membawa perubahan positif bagi BGN dan program MBG. Oleh karena itu, masyarakat harus mendukung upaya Nanik dalam memperbaiki program MBG dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *