Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 29 Mei 2026 | Pendaftaran Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) telah dibuka sejak 13 Januari hingga 27 Maret 2025. Cara daftar akun SNPMB untuk SNBT 2025 dapat dilakukan secara online melalui laman resmi SNPMB.
Untuk membuat akun SNPMB, peserta harus mengakses portal SNPMB melalui link https://portal-snpmb.bppp.kemdikbud.go.id, kemudian memilih dan mengklik tombol "Daftar Akun Siswa". Selanjutnya, peserta harus memasukkan data NISN, NPSN, dan tanggal lahir, lalu mengklik tombol "Selanjutnya".
Setelah itu, peserta harus mengisi alamat email aktif, membuat password untuk akun SNPMB, dan mengkonfirmasi password. Peserta juga harus mencentang pernyataan bahwa seluruh data yang dimasukkan sudah benar. Jika pendaftaran berhasil, peserta akan menerima email verifikasi dari SNPMB 2025.
Setelah proses aktivasi akun berhasil, peserta disarankan untuk segera mencoba login ke portal SNPMB menggunakan email dan password yang telah dibuat untuk memastikan akun sudah aktif dan dapat digunakan. Selanjutnya, peserta harus melengkapi biodata sesuai permintaan dan mengunggah pasfoto terbaru.
SNBT 2025 memiliki beberapa perbedaan dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Tahun ini, pelaksanaannya hanya dilakukan dalam satu gelombang dengan dua sesi setiap harinya. Pendaftaran SNBT 2025 juga ditujukan bagi siswa gap year lulusan tahun 2023 dan 2024.
Untuk lolos SNBT 2025, peserta harus mempersiapkan diri dengan baik. Salah satu cara untuk meningkatkan peluang lolos adalah dengan memilih prodi yang tepat. Peserta harus mempertimbangkan minat dan kemampuan mereka dalam memilih prodi.
Setelah dinyatakan lolos SNBT 2025, calon mahasiswa perlu mempersiapkan berkas daftar ulang SNBT 2025 sebagai salah satu tahapan penting sebelum resmi diterima di perguruan tinggi negeri tujuan. Calon mahasiswa biasanya diwajibkan mengisi data diri serta mengunggah sejumlah dokumen penting dalam format PDF atau JPG/JPEG sesuai persyaratan kampus masing-masing.
Dokumen yang umumnya harus disiapkan meliputi kartu peserta SNBT asli, surat keterangan lulus sementara atau surat keterangan kelas XII yang dilengkapi foto dan cap sekolah, akta kelahiran asli, rapor SMA semester 1 hingga semester 5, serta ijazah SMA. Selain itu, beberapa perguruan tinggi juga mewajibkan calon mahasiswa melampirkan bukti kepemilikan asuransi kesehatan dan surat keterangan bebas buta warna untuk program studi tertentu yang memerlukan pemeriksaan kesehatan mata.
Calon mahasiswa juga perlu memastikan seluruh dokumen yang diunggah sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Dokumen seperti surat kenal lahir maupun kartu keluarga umumnya tidak dapat digunakan sebagai pengganti akta kelahiran. Apabila terdapat dokumen yang belum tersedia saat proses daftar ulang berlangsung, kampus biasanya memberikan waktu tambahan untuk melengkapi persyaratan tersebut.
Kelengkapan dan keaslian dokumen menjadi syarat penting dalam proses registrasi mahasiswa baru. Perguruan tinggi dapat membatalkan status penerimaan calon mahasiswa apabila tidak mampu menunjukkan bukti kelulusan sekolah menengah atas atau dokumen wajib lainnya sesuai aturan yang telah ditetapkan.
Beberapa perguruan tinggi juga membuka jalur mandiri untuk calon mahasiswa baru 2026. Jalur ini menggunakan nilai UTBK sebagai syarat utama. Calon mahasiswa dapat mendaftar melalui jalur mandiri dengan mengunggah bukti keikutsertaan UTBK 2026. Pendaftaran jalur mandiri biasanya dibuka melalui laman resmi perguruan tinggi.
Untuk meningkatkan peluang lolos jalur mandiri, calon mahasiswa harus mempersiapkan diri dengan baik. Mereka harus memilih prodi yang tepat dan mempertimbangkan minat dan kemampuan mereka. Selain itu, calon mahasiswa juga harus memastikan bahwa mereka memenuhi persyaratan yang ditentukan oleh perguruan tinggi.
