Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa Menyerahkan Dua Ekor Sapi Kurban untuk Idul Adha

Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 27 Mei 2026 | Idul Adha 1447 Hijriah telah tiba, dan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyerahkan dua ekor sapi kurban untuk perayaan ini. Salah satu sapi diserahkan ke Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan, Jakarta, pada Rabu, 27 Mei 2026. Purbaya menjelaskan bahwa sapi kurban yang diserahkan ke DJP merupakan jenis sapi simmental, ras sapi potong yang berasal dari Swiss, dengan bobot sekitar 890 kilogram.

Selain di DJP, Purbaya juga menyerahkan seekor sapi kurban lainnya di sekitar kediaman pribadinya di kawasan Ciganjur, Jakarta Selatan. Ia menyebutkan bahwa sapi kedua kemungkinan memiliki ukuran yang lebih besar. Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa pembelian hewan kurban tersebut menggunakan dana pribadi.

Baca juga:

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa juga mengomentari melemahnya nilai tukar rupiah yang mencapai Rp18.000 per dolar AS, menyatakan bahwa pelemahan tersebut tidak masuk akal karena fundamental ekonomi Indonesia bagus. Pemerintah memastikan kondisi APBN tetap aman melalui simulasi ekonomi serta menjaga stabilitas pasar obligasi melalui aksi beli kembali.

Purbaya mengatakan bahwa pemerintah telah melakukan langkah-langkah untuk memperkuat nilai tukar rupiah dan menjaga minat investasi asing di dalam negeri. Ia menambahkan bahwa stabilitas pasar obligasi menjadi faktor penting dalam menjaga minat investor asing terhadap aset domestik.

Dalam kesempatan lain, Purbaya juga mengambil langkah ekstrem dengan mengobrak-abrik internal Bea Cukai dan Pajak, termasuk merumahkan sejumlah pegawai yang dianggap bermasalah. Langkah tersebut mulai menunjukkan hasil signifikan, terutama dalam penindakan penyelundupan dan pengawasan barang ilegal.

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa mengaku masih optimistis bahwa pelemahan rupiah tidak akan memengaruhi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Ia mengatakan bahwa pemerintah telah melakukan simulasi terhadap berbagai skenario ekonomi, termasuk memperhitungkan saat harga minyak global mencapai 100 dolar AS per barel dan rupiah melemah.

Menutup pernyataannya, Purbaya menegaskan bahwa pemerintah akan terus berupaya menjaga stabilitas ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dengan demikian, diharapkan bahwa upaya pemerintah dapat membawa dampak positif bagi perekonomian Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *