Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 22 Mei 2026 | Kalender Mei 2026 masih menyisakan sejumlah hari libur nasional dan cuti bersama yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk beristirahat maupun merencanakan liburan singkat, termasuk satu momen long weekend di akhir bulan.
Berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri Nomor 1497 Tahun 2025; Nomor 2 Tahun 2025; dan Nomor 5 Tahun 2025, bulan Mei 2026 memiliki total enam hari libur, yang terdiri dari empat hari libur nasional dan dua hari cuti bersama.
Sejumlah hari libur di awal hingga pertengahan bulan sebenarnya sudah lebih dulu dinikmati masyarakat, yakni Hari Buruh pada 1 Mei 2026 serta Kenaikan Yesus Kristus yang jatuh pada 14–15 Mei 2026.
Setelah dua momen tersebut, kalender libur masih berlanjut di penghujung bulan. Rangkaian libur Mei 2026 menjadi periode yang cukup menarik bagi masyarakat karena berpotensi menciptakan jeda istirahat lebih panjang jika dirangkai dengan akhir pekan.
Tak hanya itu, kalender juga menunjukkan adanya momen long weekend yang terbentuk dari kombinasi hari libur nasional dan hari Sabtu–Minggu. Pola ini membuat masyarakat masih memiliki kesempatan untuk merencanakan perjalanan, mudik singkat, atau sekadar rehat dari rutinitas kerja sebelum memasuki bulan Juni 2026.
Dengan sisa hari libur tersebut, Mei 2026 menjadi salah satu bulan yang relatif “ramah liburan” karena distribusi hari liburnya tidak hanya terpusat di awal bulan, tetapi juga tersebar hingga akhir bulan.
Selain libur nasional dan cuti bersama, bulan Mei 2026 juga bertepatan dengan bulan Dzulhijjah dalam kalender Hijriah. Bulan Dzulhijjah merupakan bulan ke-12 dalam kalender Hijriah dan dianggap sebagai bulan yang suci.
Beberapa amalan sunnah yang dianjurkan bagi umat Islam di bulan Dzulhijjah antara lain berpuasa, bertakbir, sholat Id, dan berkurban. Puasa Dzulhijjah dilaksanakan pada tanggal 1-9 Dzulhijjah, sedangkan puasa Arafah dilaksanakan pada tanggal 9 Dzulhijjah.
Bertakbir merupakan salah satu amalan sunnah yang dianjurkan bagi umat Islam di bulan Dzulhijjah. Bertakbir dilakukan dengan mengucapkan kalimat “Allahu Akbar” (Allah Maha Besar) sebanyak 10 kali setelah sholat Maghrib pada malam tanggal 10 Dzulhijjah.
Sholat Idul Adha dilaksanakan pada tanggal 10 Dzulhijjah dan dianggap sebagai salah satu hari raya terbesar dalam kalender Hijriah. Sholat Idul Adha dilaksanakan dengan cara yang sama seperti sholat Idul Fitri, yaitu dengan sholat dua rakaat yang diawali dengan khutbah.
Berkurban merupakan salah satu amalan sunnah yang dianjurkan bagi umat Islam di bulan Dzulhijjah. Berkurban dilakukan dengan menyembelih hewan kurban, seperti sapi atau kambing, sebagai bentuk syukur kepada Allah SWT.
Dalam kesimpulan, kalender Mei 2026 masih menyisakan sejumlah hari libur nasional dan cuti bersama yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk beristirahat maupun merencanakan liburan singkat. Bulan Mei 2026 juga bertepatan dengan bulan Dzulhijjah dalam kalender Hijriah, yang dianggap sebagai bulan yang suci. Beberapa amalan sunnah yang dianjurkan bagi umat Islam di bulan Dzulhijjah antara lain berpuasa, bertakbir, sholat Id, dan berkurban.
