Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 18 Mei 2026 | Hari Buku Nasional yang diperingati setiap tanggal 17 Mei merupakan momentum penting untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya literasi dan pembelajaran di Indonesia. Pada tahun ini, peringatan Hari Buku Nasional diwarnai dengan berbagai kegiatan yang bertujuan untuk mempromosikan budaya membaca dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, mengajak masyarakat untuk menjadikan membaca sebagai gaya hidup sehari-hari. Ia menekankan bahwa literasi adalah fondasi utama kemajuan bangsa dan harus dibangun sejak dini untuk melahirkan generasi yang cerdas, kritis, dan berkarakter.
Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat, juga menyoroti pentingnya membangun ekosistem literasi di Indonesia. Ia menyatakan bahwa kemampuan literasi masyarakat yang baik merupakan salah satu penanda bahwa suatu bangsa memiliki peradaban yang maju. Lestari menambahkan bahwa peningkatan literasi membutuhkan kolaborasi berkelanjutan antara keluarga, satuan pendidikan, pemerintah, dan masyarakat.
Di sisi lain, Taman Bacaan Ruman Aceh membagikan 150 buku gratis kepada masyarakat untuk memeriahkan Hari Buku Nasional. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya untuk meningkatkan minat baca masyarakat dan mempromosikan budaya literasi.
Dalam rangka memperingati Hari Buku Nasional, perlu diingat bahwa membaca buku tidak hanya menambah pengetahuan, tetapi juga melatih kesabaran berpikir, ketelitian memahami, dan kerendahan hati untuk belajar. Oleh karena itu, mari kita sisihkan waktu setiap hari untuk membaca dan memperluas wawasan kita.
Kesimpulan dari peringatan Hari Buku Nasional ini adalah bahwa literasi dan pembelajaran merupakan kunci untuk memajukan bangsa. Oleh karena itu, kita harus terus meningkatkan kesadaran akan pentingnya literasi dan mempromosikan budaya membaca di masyarakat.
