Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 10 Mei 2026 | Pemerintah Indonesia tengah mempersiapkan program insentif pembelian motor listrik baru senilai Rp5 juta per unit bagi konsumen Indonesia. Program ini diharapkan dapat meningkatkan penggunaan motor listrik di Indonesia dan mengurangi konsumsi bahan bakar minyak (BBM). Asosiasi Industri Sepeda Motor Listrik Indonesia (AISMOLI) menyatakan bahwa penggunaan motor listrik dapat menekan konsumsi BBM nasional di tengah tingginya populasi kendaraan roda dua.
Menurut Riniwaty Sinaga, Public Relation & Event Executive AISMOLI, dengan populasi kendaraan roda dua yang telah melampaui 130 juta unit, dengan pertambahan sekitar enam juta unit per tahun, maka potensi dampaknya terhadap pengurangan konsumsi BBM sangat besar. Pemerintah saat ini sedang menyiapkan kembali program insentif pembelian motor listrik dengan nilai bantuan yang tengah dibahas disebut berada di kisaran Rp5 juta per unit atau lebih rendah dibanding program subsidi sebelumnya yang mencapai Rp7 juta per unit.
Berikut beberapa rekomendasi motor listrik yang bisa menjadi pilihan di pasar Indonesia. Polytron Fox 350 hadir dengan motor listrik 3.000 watt dengan peak power 6.409 watt, serta baterai LiFePO4 berkapasitas 3,75 kWh. Motor ini diklaim mampu menempuh jarak hingga 130 km dalam sekali pengisian daya dengan kecepatan maksimum mencapai 95 km per jam. Fitur yang ditawarkan juga cukup lengkap, mulai dari regenerative braking, hill start assist, cruise control, hingga konektivitas melalui aplikasi smartphone. Polytron Fox 350 dibanderol dengan harga Rp16 juta.
Gesits G10 A/T menjadi salah satu pilihan motor listrik buatan dalam negeri. Motor ini menggunakan baterai lithium-ion dengan garansi tiga tahun, serta mampu menempuh jarak sekitar 50 km untuk baterai tunggal dan hingga 100 km untuk baterai ganda. Gesits G10 A/T dijual dengan harga mulai dari Rp19,4 juta hingga Rp31,5 jutaan.
Program insentif pembelian motor listrik ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menggunakan motor listrik dan mengurangi konsumsi BBM. Dengan demikian, diharapkan program ini dapat membantu mengatasi kenaikan harga BBM dan meningkatkan kualitas udara di Indonesia.
