Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 07 Mei 2026 | Pemerintah menargetkan program revitalisasi sekolah bisa menjangkau sebanyak 71.744 satuan pendidikan pada 2026. Anggaran pun disiapkan mencapai Rp14 triliun. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti mengatakan revitalisasi sekolah merupakan bagian dari upaya peningkatan kualitas sarana dan prasarana pendidikan nasional.
Terdapat penambahan target dari sebelumnya 60.000 satuan pendidikan, menjadi 71.744 satuan pendidikan. Menurutnya, penambahan sasaran tersebut merupakan arahan langsung dari Presiden RI Prabowo Subianto untuk mempercepat pemerataan kualitas pendidikan.
Adapun, pelaksanaan program revitalisasi untuk 2026 sudah mulai berjalan. Hingga kini, pemerintah telah merampungkan perjanjian kerjasama dengan 4.838 satuan pendidikan serta penyaluran ke 3.408 satuan pendidikan. Pemerintah pun mulai menyalurkan bantuan dengan total Rp2,6 triliun.
Sementara, yang menjadi fokus utama revitalisasi sekolah adalah sekolah yang mengalami kerusakan akibat bencana alam. Pemerintah pun memprioritaskan sekolah di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), serta sekolah dengan tingkat kerusakan berat meskipun tidak berada di wilayah bencana maupun 3T.
Sebelumnya, saat melakukan inspeksi mendadak terhadap hasil pembaruan fasilitas pendidikan sekaligus meninjau implementasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMAN 1 Cilacap pada akhir bulan lalu (29/4/2026), Prabowo pun menyinggung soal program revitalisasi sekolah tersebut.
Dalam kunjungan itu, Prabowo menegaskan bahwa peningkatan kualitas sarana pendidikan merupakan bagian penting dari upaya membangun masa depan bangsa. Pemerintah pun akan mempercepat perbaikan sekolah secara bertahap mengingat jumlah sekolah di Indonesia mencapai ratusan ribu unit.
Program revitalisasi sekolah ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia dan mempercepat pemerataan kualitas pendidikan. Dengan anggaran yang cukup dan target yang ambisius, pemerintah berharap dapat membuat perubahan signifikan dalam sistem pendidikan nasional.
Dalam beberapa tahun ke depan, diharapkan sekolah-sekolah di Indonesia dapat memiliki fasilitas yang lebih baik dan guru-guru yang lebih berkualitas. Hal ini akan berdampak positif pada kualitas pendidikan dan kemampuan siswa-siswi Indonesia untuk bersaing di kancah internasional.
Kesimpulan dari program revitalisasi sekolah ini adalah untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia dan mempercepat pemerataan kualitas pendidikan. Dengan demikian, diharapkan Indonesia dapat memiliki sumber daya manusia yang berkualitas dan siap untuk menghadapi tantangan di masa depan.
