Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 06 Mei 2026 | Timnas U17 Indonesia memulai kampanye Piala Asia U17 2026 dengan kemenangan tipis 1-0 atas China pada laga pembuka Grup B yang digelar di King Abdullah Sports City Stars, Jeddah, Arab Saudi. Hasil ini menunjukkan bahwa skuad Garuda Muda mampu mengendalikan tempo permainan di level Asia dan sekaligus menegaskan ambisi utama untuk mengamankan tiket ke Piala Dunia U17 2026.
Gol penentu kemenangan tercipta pada menit ke-87 melalui aksi brilian Keanu Sanjaya. Setelah memanfaatkan skema tendangan gawang, Sanjaya berhasil menembus lini belakang China dan menempatkan bola ke sudut gawang lawan. Sebelumnya, pada menit ke-68 tim Indonesia sempat mencetak gol melalui lemparan ke dalam, namun gol tersebut dibatalkan akibat insiden handball.
Berbekal kemenangan pertama, Indonesia menempati posisi kedua di grup, menyusul Jepang yang unggul selisih gol. Jadwal berikutnya menempatkan Indonesia melawan Qatar pada 9 Mei 2026, pukul 23.30 WIB, di venue yang sama, sebelum menghadapi juara grup, Jepang, pada 13 Mei 2026.
- 5 Mei 2026 – vs China (Jeddah) – Menang 1-0
- 9 Mei 2026 – vs Qatar (Jeddah) – Jadwal
- 13 Mei 2026 – vs Jepang (Jeddah) – Jadwal
Pelatih Kurniawan Dwi Yulianto menilai bahwa mentalitas tim sudah matang untuk menghadapi tekanan. “Kami menekankan disiplin, tekanan tinggi, dan kebersamaan. Setiap pemain tahu perannya dan siap berkorban demi tim,” ungkap Kurniawan dalam konferensi pers pasca laga. Ia menambahkan bahwa fokus pada pola permainan kolektif menjadi kunci utama dalam setiap pertandingan.
Bek muda Mathew Baker menegaskan keyakinan tim untuk melaju ke Piala Dunia U17 2026. “Kami percaya dengan kemampuan menguasai permainan, menciptakan peluang, dan etos kerja tinggi, peluang lolos ke Piala Dunia sangat realistis,” kata Baker. Pengalaman internasionalnya sejak level U16 pada 2024 menjadi faktor penunjang performa, terutama dalam mengelola tekanan pada momen-momen krusial.
Selain aspek teknis, tim menekankan pentingnya kebugaran dan kesiapan mental. Latihan intensif di pusat pelatihan PSSI, dipadukan dengan sesi pemulihan terstruktur, memastikan pemain berada dalam kondisi prima menjelang pertandingan-pertandingan kritis. Pemain juga rutin menjalani tes kebugaran serta program psikologis untuk meningkatkan konsentrasi dan ketahanan mental.
Jika Indonesia berhasil mengumpulkan tiga poin dari tiga laga pertama, mereka akan menempati posisi teratas Grup B, menyalip Jepang yang saat ini memimpin. Keberhasilan ini tidak hanya membuka pintu menuju perempat final Piala Asia, tetapi juga memperkuat peluang untuk masuk delapan besar, syarat utama untuk melaju ke Piala Dunia U17 2026.
Para pengamat sepak bola menilai bahwa prestasi Indonesia di fase grup dapat menjadi katalisator bagi pengembangan sepak bola usia muda di tanah air. Dengan dukungan infrastruktur yang lebih baik, program pembinaan yang konsisten, serta peningkatan kualitas kompetisi domestik, generasi muda memiliki peluang lebih besar untuk bersaing di panggung internasional.
Menutup fase grup, Timnas U17 Indonesia berharap dapat menampilkan permainan yang lebih dinamis, mengoptimalkan peluang yang ada, dan melanjutkan perjuangan menuju babak knockout dengan semangat juang tinggi serta dukungan penuh dari suporter.
