Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 22 April 2026 | Shuto Asano, bek tengah asal Jepang berusia 25 tahun, menegaskan keinginannya untuk menaklukkan Liga Indonesia dalam sebuah wawancara eksklusif dengan JawaPos.com pada Selasa, 21 April 2026. Pernyataan itu muncul setelah Asano menampilkan penampilan konsisten bersama Yangon United, klub Myanmar yang ia bela sejak bergabung pada 29 Juli 2025.
Lahir pada 4 Maret 2001, Asano memiliki postur ideal 1,85 meter dan mengandalkan kaki kanan. Ia menamatkan pendidikan menengah atas di institusi yang berafiliasi dengan Nippon Sport Science University, sebuah latar belakang yang ia sebut memberikan fondasi disiplin dalam bermain sepak bola.
Karier Asano dimulai di Eropa, tepatnya di Liga Lithuania bersama FK Ekranas dan Babrungas. Setelah dua musim di sana, ia memutuskan beralih ke Asia Tenggara, bergabung dengan Atmosfera sebelum menandatangani kontrak dengan Angkor Tiger, klub Kamboja. Di Angkor Tiger, Asano pertama kali berhadapan dengan pemain yang kini menjadi bintang Persib Bandung, Andrew Jung, dalam sebuah laga persahabatan pada tahun 2025. Duel tersebut meninggalkan kesan kuat bagi Asano, yang kemudian menyebutnya sebagai pengalaman berharga dalam mengukur kualitas pemain Asia.
Setelah menorehkan penampilan solid di Kamboja, Asano melanjutkan langkahnya ke Yangon United. Meskipun adaptasinya sempat terhambat oleh perbedaan bahasa, keberadaan penerjemah bahasa Jepang di klub membantu ia menyesuaikan diri secara cepat. “Komunikasi memang menjadi tantangan besar, tetapi dengan penerjemah kami dapat memahami taktik dan instruksi pelatih,” ujarnya.
Secara taktik, Asano mengaku lebih nyaman beroperasi sebagai bek tengah, namun ia juga mampu beralih ke posisi sayap kanan bila dibutuhkan. Ia menekankan pentingnya kemampuan membaca situasi permainan, yang menurutnya menjadi kunci utama menjaga lini pertahanan tetap solid.
Keinginan Asano untuk bergabung ke Liga Indonesia tidak muncul secara mendadak. Ia mengamati pertumbuhan kompetisi BRI Super League 2025/2026 yang semakin kompetitif, khususnya persaingan antara Persib Bandung dan klub-klub lain seperti Borneo FC serta Dewa United. Andrew Jung, penyerang asal Prancis yang kini membela Persib, baru-baru ini mengungkapkan kekecewaannya atas hasil imbang 2-2 melawan Dewa United, meski gol penentu ia cetak pada menit ke-86. Jung menilai bahwa Persib harus terus mengincar kemenangan penuh untuk mempertahankan posisi puncak klasemen, sebuah sikap yang sejalan dengan ambisi Asano untuk menguji diri di panggung yang menuntut.
- Klub-klub sebelumnya: FK Ekranas (Litovia), Babrungas (Litovia), Atmosfera (Asia Tenggara), Angkor Tiger (Kamboja), Yangon United (Myanmar).
- Tinggi: 1,85 m; posisi utama: bek tengah.
- Umur: 25 tahun; latar belakang pendidikan: Nippon Sport Science University.
- Target: Bergabung ke Liga Indonesia dan berkontribusi pada peningkatan kualitas pertahanan klub yang akan ia bela.
Jika Asano berhasil menembus pasar Indonesia, ia akan menjadi salah satu pemain asing Jepang pertama yang berkarier di Liga Indonesia, sebuah langkah yang dapat membuka peluang lebih luas bagi pemain Asia Timur. Selain menambah dimensi taktis, kehadirannya diharapkan dapat meningkatkan eksposur liga di mata sponsor dan media internasional.
Menilik situasi persaingan saat ini, Persib Bandung berada di puncak klasemen dengan selisih tipis dua poin dari Borneo FC. Tekanan untuk tetap mengamankan tiga poin di setiap laga semakin besar, terutama mengingat insiden rasial yang menimpa bek Dewa United Johnathan Carlos Pereira Souza setelah pertemuan melawan Persib. Insiden tersebut menambah dimensi sosial yang harus dihadapi semua klub di BRI Super League.
Dengan latar belakang pendidikan yang kuat, pengalaman lintas benua, dan tekad bulat untuk menaklukkan Liga Indonesia, Shuto Asano menjadi sosok yang patut diwaspadai. Jika keinginannya terwujud, Persib Bandung dan rival-rival lainnya mungkin akan menyaksikan duel taktik yang lebih menantang, sekaligus menambah warna baru dalam sejarah sepak bola Indonesia.
Kesimpulannya, ambisi Asano bukan sekadar mencari panggung baru, melainkan juga berkontribusi pada pengembangan kompetisi domestik. Keberhasilannya akan menjadi indikator penting bagi klub-klub Indonesia dalam merekrut talenta asing yang dapat meningkatkan standar permainan nasional.
