Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 08 Juni 2026 | PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) telah menemukan cadangan emas baru di Kolokoa, Gorontalo. Cadangan emas ini ditemukan setelah proses eksplorasi yang berlangsung selama enam bulan, dari November 2025 hingga April 2026. Dalam proses eksplorasi ini, EMAS menyelesaikan 54 lubang pengeboran diamond drilling dengan total panjang mencapai 11.701,6 meter.
Hasil eksplorasi menunjukkan bahwa Prospek Kolokoa memiliki sumber daya mineral sebesar 42 juta ton bijih dengan kadar emas rata-rata 0,33 gram per ton (g/t). Jumlah ini setara dengan sekitar 445 ribu ons emas. Penemuan ini memberikan tambahan signifikan terhadap total inventaris sumber daya mineral Tambang Emas Pani. Secara keseluruhan, sumber daya emas proyek tersebut meningkat dari 7 juta ons menjadi sekitar 7,4 juta ons atau bertambah sekitar 6 persen.
Presiden Direktur PT Merdeka Gold Resources Tbk, Boyke Poerbaya Abidin, mengatakan bahwa pencapaian ini menunjukkan kemampuan perusahaan dalam mengubah hasil eksplorasi menjadi sumber daya mineral yang terukur dalam waktu relatif singkat. "Dalam waktu enam bulan, kami berhasil menetapkan sumber daya mineral perdana yang mengandung 445 ribu ons emas. Hasil ini mendukung strategi pertumbuhan produksi jangka panjang Perseroan, termasuk rencana peningkatan produksi puncak hingga 500 ribu ons per tahun," ujar Boyke.
Keberadaan Kolokoa yang hanya berjarak sekitar 500 meter dari Tambang Emas Pani dinilai menjadi keuntungan tersendiri. Kedekatan lokasi memungkinkan pemanfaatan infrastruktur yang telah tersedia sehingga berpotensi menciptakan efisiensi operasional dan menekan biaya pengembangan. Selain itu, deposit baru tersebut memberikan fleksibilitas dalam perencanaan tambang, termasuk optimalisasi kadar bijih yang dapat meningkatkan nilai ekonomi proyek ke depan.
Manajemen EMAS menilai potensi Kolokoa masih terbuka untuk berkembang lebih besar. Mineralisasi emas diketahui masih terbuka ke berbagai arah, baik ke utara, selatan, maupun ke lapisan yang lebih dalam. Dengan demikian, EMAS akan terus melakukan eksplorasi dan studi teknis untuk memperkuat basis sumber daya mineral Tambang Emas Pani.
Dalam beberapa waktu terakhir, IHSG belum mampu bangkit dari zona merah. Pada penutupan perdagangan saham, Jumat, (5/6/2026), IHSG makin tertekan hingga menyentuh posisi 5.500. Koreksi IHSG terjadi di tengah sektor saham yang tertekan dipimpin sektor saham transportasi. Namun, dengan penemuan cadangan emas baru di Kolokoa, EMAS diprediksi akan mengalami peningkatan produksi dan pendapatan di masa depan.
Kesimpulan, penemuan cadangan emas baru di Kolokoa oleh PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) merupakan kabar baik bagi perusahaan dan industri pertambangan emas di Indonesia. Dengan potensi yang masih terbuka untuk berkembang lebih besar, EMAS diprediksi akan terus menjadi salah satu pemain utama di industri pertambangan emas di Indonesia.
