Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 19 Mei 2026 | Spekulasi tentang calon ketua umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) kembali mengemuka. Kali ini, nama Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, disebut-sebut sebagai salah satu calon kuat. Ketua PBNU, Mohamad Syafi’ Alielha, atau yang akrab disapa Savic Ali, mengatakan bahwa dirinya mendengar bahwa Menteri Agama mau dan berminat menjadi ketua umum PBNU.
Sekretaris PBNU, Saifullah Yusuf, atau yang akrab disapa Gus Ipul, juga membenarkan adanya nama Nasaruddin Umar dalam bursa calon ketum PBNU. Namun, ia menegaskan bahwa ketua umum PBNU akan ditentukan melalui pemilihan dalam Muktamar ke-35 PBNU.
Di lain pihak, Menteri Agama Nasaruddin Umar juga telah menghadiri beberapa acara penting, seperti pertemuan internasional untuk perdamaian di Vatikan. Ia juga telah menandatangani komitmen bersama gerakan pesantren anti kejahatan seksual.
Pemerintah juga telah menetapkan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026. Penetapan ini membuat libur Idul Adha tahun depan berpotensi menjadi long weekend hingga enam hari jika masyarakat mengambil cuti tambahan pada Jumat, 29 Mei 2026.
Di sisi lain, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, telah mengumumkan bahwa pelajaran Bahasa Inggris akan menjadi mata pelajaran wajib bagi pelajar di Sekolah Dasar pada tahun ajaran 2027 mendatang.
Dalam beberapa hari terakhir, beberapa peristiwa humaniora terjadi di Indonesia, mulai dari penetapan Hari Raya Idul Adha pada Rabu 27 Mei 2026 hingga pelajaran Bahasa Inggris menjadi mata pelajaran wajib bagi pelajar di Sekolah Dasar.
Kesimpulan, beberapa peristiwa penting telah terjadi di Indonesia dalam beberapa hari terakhir, mulai dari penetapan Hari Raya Idul Adha hingga pelajaran Bahasa Inggris menjadi mata pelajaran wajib bagi pelajar di Sekolah Dasar. Nasaruddin Umar diprediksi menjadi calon ketua umum PBNU, namun ia harus mengundurkan diri dari posisinya sebagai Menteri Agama jika ingin menjabat.
