BUMI Resources Tbk Membukukan Pendapatan Naik 27,9% di Semester I-2026, Saham Diburu Investor

Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 06 Agustus 2026 | PT Bumi Resources Tbk (BUMI) membukukan pendapatan sebesar US$866,8 juta atau sekitar Rp 12,29 triliun pada semester I-2026, naik 27,9% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar US$677,9 juta. Kenaikan pendapatan ini diikuti beban pokok yang naik menjadi US$720,8 juta dari US$570,9 juta.

Laba usaha melonjak 50,3% menjadi US$83,1 juta dari US$55,3 juta. Sementara margin usaha meningkat menjadi 9,6% dari 8,2% pada periode yang sama tahun lalu. Laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk melesat 188,4% menjadi US$58,9 juta dari US$20,4 juta pada paruh pertama 2025.

Baca juga:

Secara operasional, produksi batu bara meningkat 7,1% menjadi 38,5 juta ton, sedangkan volume penjualan naik lebih tinggi, yakni 11,7% menjadi 38,8 juta ton. Penjualan yang melampaui produksi mencerminkan permintaan yang tetap kuat sehingga persediaan batu bara turun menjadi 1,7 juta ton dari 2,7 juta ton setahun sebelumnya.

Saham BUMI menjadi saham paling aktif diperdagangkan berdasarkan nilai transaksi, dengan nilai mencapai Rp 799,40 miliar. Disusul PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dengan transaksi Rp 655,92 miliar dan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) sebesar Rp 566,65 miliar.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup naik 0,50% ke 6.351 pada perdagangan saham hari ini, Rabu (5/8). Sebanyak 406 saham menguat, 208 saham terkoreksi, dan 178 saham lainnya tidak bergerak.

Di samping itu, BUMI juga mengungkapkan progres akuisisi tambang mineral emas hingga tembaga dari perusahaan Australia, Loyal Metals Ltd. Direktur BUMI, RA Sri Dharmayanti mengatakan, perseroan telah menandatangani scheme implementation deed (SID) dengan Loyal Metals sebagai perjanjian awal untuk memulai proses akuisisi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *