Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 02 Juni 2026 | Belum lama ini, sebuah laporan keamanan mengungkap bahwa fitur berbagi di ChatGPT telah dibobol oleh pelaku serangan siber. Mereka menggunakan fitur ini untuk menyebarkan malware dan menipu pengguna dengan membuat halaman palsu yang terlihat seperti notifikasi gangguan layanan.
Pelaku serangan ini menggunakan teknik yang cerdas dengan memanfaatkan fitur berbagi di ChatGPT untuk menyebarkan malware. Mereka membuat halaman palsu yang terlihat seperti notifikasi gangguan layanan dan menyebarkannya melalui iklan Google.
Halaman palsu ini terlihat sangat mirip dengan notifikasi asli dari ChatGPT, sehingga banyak pengguna yang terjebak dan mengunduh malware. Pelaku serangan ini juga menggunakan teknik lain seperti membeli iklan Google untuk meningkatkan visibilitas halaman palsu mereka.
Menurut laporan keamanan, serangan ini telah berhasil menginfeksi banyak pengguna dan menyebabkan kerugian yang signifikan. Oleh karena itu, pengguna diharapkan untuk lebih waspada dan tidak mengunduh file atau aplikasi dari sumber yang tidak terpercaya.
Perusahaan keamanan siber, Push Security, telah mengidentifikasi serangan ini dan memberikan peringatan kepada pengguna. Mereka juga menyarankan pengguna untuk lebih berhati-hati saat menggunakan fitur berbagi di ChatGPT dan tidak mengunduh file atau aplikasi dari sumber yang tidak terpercaya.
Serangan ini menunjukkan bahwa fitur berbagi di ChatGPT dapat digunakan untuk kejahatan siber dan pengguna harus lebih waspada saat menggunakan fitur ini. Oleh karena itu, perlu dilakukan peningkatan keamanan dan pengawasan untuk mencegah serangan serupa di masa depan.
