Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 31 Mei 2026 | Google baru-baru ini menghadapi kritik atas pelayanan purna jual dan harga produknya. Salah satu pengguna Pixel 10 Pro XL mengeluh bahwa ponselnya dikembalikan dalam keadaan rusak setelah melakukan perbaikan garansi. Pengguna tersebut mengaku bahwa ponselnya mengalami masalah baterai dan dikirimkan ke Google untuk diperbaiki. Namun, setelah beberapa hari, ponselnya dikembalikan dalam keadaan rusak dan tidak dapat digunakan.
Google dilaporkan menyalahkan pengguna atas kerusakan pada panel belakang ponsel dan meminta pembayaran sebelum melakukan perbaikan. Namun, pengguna tersebut membantah bahwa ponselnya tidak memiliki kerusakan sebelum dikirimkan ke Google. Pengguna tersebut juga mengeluh bahwa ponselnya sekarang boot langsung ke bootloader loop dan tidak dapat digunakan.
Ini bukanlah kasus isolasi, karena beberapa pengguna Pixel lainnya juga mengeluh tentang pelayanan purna jual Google yang buruk. Beberapa pengguna mengeluh bahwa Google menolak klaim garansi mereka dan meminta pembayaran untuk perbaikan. Masalah ini telah menjadi perhatian bagi banyak pengguna Google dan mempertanyakan kualitas pelayanan purna jual perusahaan.
Sementara itu, Google juga mengumumkan bahwa harga Google Pixel 10 telah diturunkan. Ponsel ini sekarang dihargai Rs 74.999, turun dari harga aslinya Rs 79.999. Penurunan harga ini membuat ponsel ini menjadi lebih menarik bagi pembeli yang mencari ponsel Android premium dengan fitur AI.
Google Pixel 10 hadir dengan chipset Tensor G5, 12GB RAM, 256GB storage, dan baterai 4.835mAh. Ponsel ini juga dilengkapi dengan kamera 48-megapiksel + 13-megapiksel + 10,8-megapiksel dan memiliki desain premium. Dengan penurunan harga ini, Google Pixel 10 menjadi pilihan yang lebih menarik bagi mereka yang mencari ponsel Android premium dengan fitur AI dan kamera yang baik.
Kesimpulan, Google harus memperbaiki pelayanan purna jualnya dan memastikan bahwa produknya memiliki kualitas yang baik. Penurunan harga Google Pixel 10 adalah langkah yang positif, namun perusahaan harus terus memperbaiki kualitas produk dan pelayanan purna jualnya untuk mempertahankan kepercayaan pengguna.
