Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 29 Juli 2026 | Gangguan layanan GoPay telah menjadi sorotan pada Selasa (28/7/2026) kemarin. Banyak pengguna yang mengeluhkan aplikasi GoPay tidak dapat diakses atau error, sehingga mereka tidak dapat melakukan transaksi transfer antar e-wallet, bank maupun ke sesama aplikasi.
Menurut Head of Corporate Affairs GoPay, Audrey Petriny, layanan GoPay mengalami kendala teknis yang berdampak pada beberapa fitur atau layanan di aplikasi GoPay. Namun, ia memastikan bahwa saldo dan data pengguna tetap aman.
Gangguan ini telah berlangsung sekitar pukul 15.00 WIB dan telah memengaruhi banyak pengguna. Banyak pengguna yang mengeluhkan kesulitan bertransaksi sejak sore hari, termasuk melakukan transfer uang dan top up.
Admin akun Instagram Gopay Indonesia, @gopayIndonesia, telah meminta maaf kepada pengguna karena adanya kendala teknis yang berdampak pada beberapa fitur atau layanan di aplikasi Gopay.
Sementara itu, pemerintah Amerika Serikat di bawah kepemimpinan Presiden Donald Trump telah mengambil langkah baru untuk membatasi masuknya teknologi asal Tiongkok. Melalui kebijakan yang diumumkan Komisi Komunikasi Federal (FCC), Washington resmi melarang impor robot humanoid, robot berkaki empat (quadruped), serta inverter daya generasi terbaru buatan Tiongkok guna melindungi infrastruktur kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) dan keamanan nasional.
Keputusan ini menandai langkah lanjutan AS dalam memperketat pengawasan terhadap rantai pasok teknologi strategis. Aturan baru ini langsung menutup akses masuk bagi model-model robot dan inverter baru asal Negeri Tirai Bambu ke pasar Amerika.
Dalam beberapa hari terakhir, layanan GoPay telah kembali normal setelah sebelumnya mengalami kendala teknis. Head of Corporate Affairs GoPay, Audrey Petriny, mengatakan bahwa tim internal akan terus melakukan pemantauan guna memastikan seluruh layanan tetap berjalan dengan baik.
Ia juga memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan dan memastikan bahwa saldo dan data pengguna tetap aman. Perusahaan juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan selama gangguan berlangsung.
Bagi pengguna yang membutuhkan bantuan, GoPay mengimbau agar hanya menghubungi kanal resmi layanan pelanggan, termasuk melalui email [email protected]. Perusahaan juga mengingatkan pengguna untuk tidak membagikan kode OTP, PIN, maupun data pribadi kepada siapa pun.
Kesimpulan, gangguan layanan GoPay telah menjadi sorotan pada Selasa (28/7/2026) kemarin. Namun, perusahaan telah memastikan bahwa saldo dan data pengguna tetap aman dan telah kembali normal setelah sebelumnya mengalami kendala teknis.
