Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 01 Agustus 2026 | Bitcoin, criptocurrency terbesar di dunia, saat ini mengalami tekanan setelah harga jatuh di bawah $63.000. Penurunan ini disebabkan oleh beberapa faktor, termasuk hasil yang mengecewakan dari Coinbase Global dan kekhawatiran tentang kemungkinan peningkatan suku bunga oleh Federal Reserve.
Strategi, perusahaan yang telah menjadi salah satu pembeli institusional terbesar Bitcoin, kini mempertimbangkan untuk menjual sebagian dari cadangan Bitcoin-nya, yang berjumlah sekitar $5 miliar. Keputusan ini dapat berdampak signifikan pada pasar, karena Strategi telah menjadi salah satu penopang utama harga Bitcoin selama beberapa tahun terakhir.
Penjualan ini dapat menyebabkan penurunan harga Bitcoin lebih lanjut, karena Strategi memiliki sekitar 843.775 Bitcoin, yang diperoleh dengan harga rata-rata sekitar $75.476 per unit. Jika Strategi menjual sebagian dari cadangan ini, hal itu dapat meningkatkan penawaran Bitcoin di pasar dan menekan harga.
Selain itu, ada juga kekhawatiran tentang kemungkinan peningkatan suku bunga oleh Federal Reserve, yang dapat mengurangi minat investor terhadap aset kripto. Hal ini dapat menyebabkan penurunan harga Bitcoin dan aset kripto lainnya.
Namun, perlu diingat bahwa pasar kripto sangat volatil dan dapat berubah dengan cepat. Investor harus selalu melakukan analisis yang cermat dan tidak terlalu bergantung pada satu aset atau strategi investasi.
Kesimpulan, Bitcoin saat ini mengalami tekanan setelah harga jatuh di bawah $63.000. Strategi yang mempertimbangkan untuk menjual sebagian dari cadangan Bitcoin-nya dapat berdampak signifikan pada pasar. Investor harus selalu waspada dan melakukan analisis yang cermat sebelum membuat keputusan investasi.
