Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 13 Agustus 2026 | Timnas Indonesia gagal melaju ke semifinal Piala AFF 2026 setelah hanya bermain imbang 1-1 melawan Singapura pada laga terakhir Grup A. Hasil ini membuat Indonesia finis di posisi ketiga Grup A dengan koleksi tujuh poin dari empat pertandingan.
Singapura berada di posisi kedua dengan delapan poin, sedangkan Vietnam menjadi juara grup dengan 10 poin setelah mengalahkan Kamboja 3-1. Kegagalan Indonesia ini turut mendapat sorotan dari media Vietnam.
Salah satu media Vietnam menyoroti catatan buruk yang ditorehkan skuad Garuda setelah kembali gagal melewati fase grup ASEAN Cup. Media Vietnam mencatat Indonesia kini sudah enam kali tidak berhasil melewati fase grup dalam sejarah keikutsertaannya di ASEAN Cup atau Piala AFF.
Indonesia sebenarnya sempat membuka peluang untuk mengamankan tiket semifinal setelah Ragnar Oratmangoen mencetak gol pada menit ke-47. Gol ini tercipta setelah terjadi kemelut di depan gawang Singapura.
Namun, keunggulan Indonesia tidak bertahan lama. Singapura menyamakan kedudukan melalui Ilhan Fandi pada menit ke-66. Gol tersebut terjadi setelah kiper Indonesia Cahya Supriadi terlibat benturan dengan bek Rizky Ridho. Skor 1-1 bertahan hingga pertandingan berakhir.
Singapura pun mengamankan posisi kedua Grup A dan berhak melaju ke semifinal. Sementara itu, perjalanan Indonesia di Piala AFF 2026 berakhir di fase grup.
Media Vietnam lainnya juga menyoroti hasil itu. Mereka menyebut harapan Indonesia untuk lolos ke semifinal Piala AFF 2026 telah pupus setelah hanya mampu bermain imbang melawan Singapura.
Dalam pertandingan itu, Indonesia disebut lebih dominan dalam penguasaan permainan. Garuda bahkan memiliki sejumlah peluang setelah unggul melalui Ragnar, tetapi tidak mampu menambah keunggulan.
Timnas Indonesia sekarang harus mempersiapkan diri untuk menghadapi FIFA ASEAN Cup 2026 yang akan digelar September mendatang. PSSI telah memasang target tinggi, yakni membawa pulang trofi FIFA ASEAN Cup 2026.
Ketua Umum PSSI Erick Thohir dan Sekretaris Jenderal PSSI Yunus Nusi sebelumnya memastikan pemain-pemain terbaik Indonesia akan mendapat kesempatan memperkuat Timnas Indonesia.
Status FIFA ASEAN Cup yang masuk kalender FIFA menjadi keuntungan tersendiri. Klub wajib melepas pemain yang mendapatkan panggilan tim nasional.
Sejumlah nama seperti Maarten Paes, Emil Audero, Elkan Baggott, Justin Hubner, Calvin Verdonk, Kevin Diks, Jay Idzes, Mathew Baker, hingga Dean James berpeluang kembali menghiasi skuad Garuda.
Kembalinya para pemain tersebut tentu membuat wajah Timnas Indonesia diprediksi berbeda dibandingkan ketika tampil di Piala AFF 2026.
Kekuatan Timnas Indonesia dengan pemain naturalisasi juga mendapat perhatian dari media Vietnam, Soha.vn. Media tersebut menilai kehadiran pemain keturunan memberikan peningkatan signifikan terhadap kualitas skuad Garuda dalam beberapa tahun terakhir.
Indonesia sebelumnya berhasil melaju hingga babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026. Dalam perjalanan tersebut, Timnas Indonesia mampu memberikan perlawanan kepada sejumlah tim kuat Asia.
Skuad Garuda tercatat pernah mengalahkan China, Bahrain, dan Arab Saudi serta menahan imbang Australia. Performa Indonesia juga terus menunjukkan perkembangan.
Pada laga persahabatan Juni 2026, Timnas Indonesia bahkan mampu mengalahkan Oman dengan skor telak 3-0. Catatan tersebut membuat Indonesia mulai dipandang sebagai salah satu kekuatan yang patut diperhitungkan di Asia, khususnya kawasan Asia Tenggara.
Di sisi lain, Nguyen Dinh Bac dari Vietnam menjadi top scorer sementara di Piala AFF 2026 dengan lima gol. Ia berpeluang besar untuk menjadi pemain dengan gol terbanyak di turnamen tersebut.
Media Vietnam juga membandingkan catatan John Herdman dengan Shin Tae-yong dan Alfred Riedl berdasarkan kiprah mereka di Piala AFF. Indonesia kembali gagal melewati fase grup untuk kedua kalinya secara beruntun.
Tim Garuda mengakhiri perjalanan di peringkat ketiga Grup A setelah memainkan seluruh pertandingan. Herdman menjadi pelatih baru Indonesia pada turnamen tahun ini.
Pelatih asal Inggris tersebut sebelumnya dikenal lewat kiprahnya bersama Timnas Kanada, termasuk pengalaman membawa tim ke Piala Dunia. Kegagalan di ASEAN Championship 2026 menjadi catatan tersendiri bagi Herdman.
Indonesia kini telah melewati 30 tahun tanpa gelar Piala AFF. John Herdman menjadi pelatih ke-10 dalam sejarah Indonesia gagal membawa tim meraih trofi tersebut.
Di akhir, kegagalan Timnas Indonesia di Piala AFF 2026 menjadi catatan penting untuk dipelajari dan diperbaiki. Dengan kekuatan pemain naturalisasi dan pengalaman bermain di tingkat Asia, Indonesia harus siap untuk menghadapi tantangan di FIFA ASEAN Cup 2026.
