Tim Ream Tampil Membosankan Saat Menerima Panggilan dari Presiden Trump Sebelum Piala Dunia

Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 14 Juni 2026 | Tim nasional sepak bola Amerika Serikat baru-baru ini memainkan salah satu pertandingan terbaiknya di era Mauricio Pochettino, mengalahkan Paraguay dengan skor 4-1 di Los Angeles. Namun, sebuah video sebelum pertandingan tersebut telah menjadi viral.

USMNT membagikan video panggilan Presiden Donald Trump kepada Pochettino dan kapten tim, Tim Ream, untuk mendorong mereka memiliki turnamen yang hebat. Sementara pelatih kepala asal Argentina tersebut dengan senang hati berbicara dengan politisi tersebut, Ream tidak mengakui kehadiran presiden dan terlihat sangat tidak nyaman selama interaksi tersebut.

Baca juga:

Beberapa penggemar di media sosial memuji perilaku Ream dan menyatakan bahwa Trump telah mengubah momen bangga olahraga nasional yang tradisional dan non-partisan menjadi sesuatu yang beracun yang membuat atlet memilih untuk menjauhkan diri daripada terlibat. Insiden ini juga memicu perdebatan tentang pentingnya atlet untuk menjaga netralitas dalam urusan politik.

Di sisi lain, pertandingan antara Amerika Serikat dan Paraguay juga menampilkan sebuah momen yang menarik ketika Ream awalnya menerima kartu kuning karena dianggap melakukan pelanggaran pada pemain Paraguay, Miguel Almiron. Namun, setelah tinjauan ulang oleh VAR, keputusan tersebut dibatalkan dan Almiron justru yang menerima kartu kuning karena melakukan simulasi.

Insiden ini juga memicu diskusi tentang pentingnya teknologi VAR dalam sepak bola modern. Dengan kemampuan untuk meninjau ulang kejadian di lapangan, VAR dapat membantu wasit membuat keputusan yang lebih akurat dan adil.

Oleh karena itu, sepak bola Amerika Serikat telah menunjukkan kemajuan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir, dan dengan dukungan dari penggemar dan kemajuan teknologi, tim ini siap untuk menghadapi tantangan di Piala Dunia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *