Thibaut Courtois Pertimbangkan Pensiun dari Timnas Belgia usai Piala Dunia 2026

Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 14 Juni 2026 | Kiper Real Madrid, Thibaut Courtois, mengisyaratkan kemungkinan mengakhiri karier internasionalnya setelah Piala Dunia 2026 di Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat. Faktor usia, masalah fisik, dan keinginan untuk fokus pada karier klub menjadi alasan utama pertimbangan keputusan tersebut.

Courtois menyampaikan hal tersebut saat Belgia bersiap menghadapi Mesir pada laga perdana Grup G Piala Dunia 2026 di Seattle. Pemain yang mencatatkan debut bersama Timnas Belgia pada 2011 itu telah mengoleksi 109 penampilan internasional.

Baca juga:

Meski belum mengambil keputusan final, Courtois mengakui peluang untuk pensiun setelah turnamen ini lebih besar dibandingkan melanjutkan karier bersama negaranya. “Saya tidak tahu apakah sekarang waktu yang tepat untuk membicarakan masa depan, tetapi kemungkinan saya tidak melanjutkan setelah turnamen ini lebih besar daripada saya bertahan,” kata Courtois.

Courtois masih ingin terus bermain di level klub dalam beberapa tahun ke depan. Ia juga mengungkapkan kehadiran keluarganya di Piala Dunia kali ini memiliki makna khusus karena bisa saja menjadi turnamen internasional terakhir dalam kariernya. “Saya masih ingin bermain beberapa tahun lagi. Tetapi Anda juga harus menjaga tubuh. Keluarga saya ada di sini karena ini bisa menjadi turnamen terakhir saya,” ujarnya.

Namun, Courtois belum sepenuhnya menutup pintu untuk tetap membela Belgia. Ia mengatakan keputusan akhir akan dipengaruhi oleh perjalanan Belgia di Piala Dunia serta suasana yang terbangun di dalam tim. “Jika kami menjalani Piala Dunia yang bagus, tentu saja itu bisa memengaruhi keputusan. Saya juga ingin terus merasakan atmosfer positif di dalam tim. Setelah itu saya akan berdiskusi dengan pelatih, Vincent Mannaert, dan tim medis,” katanya.

Courtois menjelaskan bahwa pada masa kepelatihan Domenico Tedesco, dirinya sempat diberi kesempatan melewatkan beberapa agenda internasional. Pengalaman tersebut membuatnya menyadari manfaat waktu istirahat tambahan untuk pemulihan fisik. “Saya menyadari bahwa saat jeda internasional, Anda bisa beristirahat dan bekerja lebih tenang di gym. Selain itu, dalam satu setengah tahun terakhir saya mengalami beberapa masalah fisik dan cedera kecil sehingga mulai lebih sering memikirkan masa depan,” ujar Courtois.

Sebelumnya, Courtois pernah bekerja sama dengan pelatih Jose Mourinho di Chelsea. Ia mengakui bahwa Mourinho memiliki cara unik untuk memotivasi pemain. “Mourinho adalah pelatih yang sangat langsung, dan saya juga begitu. Jadi, hubungan kami selalu sangat baik,” kata Courtois.

Dalam beberapa tahun terakhir, Courtois telah menjadi salah satu kiper terbaik di dunia. Ia telah memenangkan beberapa gelar bersama Real Madrid, termasuk LaLiga dan Liga Champions. Namun, ia menyadari bahwa karier sepak bola tidaklah panjang, dan ia harus mempertimbangkan masa depannya dengan bijak.

Kesimpulan dari pernyataan Courtois adalah bahwa ia masih memiliki keinginan untuk bermain sepak bola, tetapi ia juga menyadari bahwa karier internasionalnya mungkin telah mencapai akhir. Ia akan mempertimbangkan keputusan akhir setelah Piala Dunia 2026, dan ia berharap dapat membuat keputusan yang tepat untuk masa depannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *