Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 02 Juli 2026 | Piala Dunia 2026 memang kerap menjadi tolok ukur keberhasilan seorang pelatih. Persiapan selama bertahun-tahun bisa berakhir hanya dalam satu pertandingan, sehingga konsekuensi yang diterima pun tidak jarang berupa pemecatan atau pengunduran diri. Belanda sendiri gagal meraih gelar Piala Dunia 2026 setelah tersingkir di babak 32 besar usai kalah adu penalti dari Maroko.
Dalam empat laga, gawang Belanda kebobolan oleh lima pemain berbeda: Keito Nakamura, Daichi Kamada, Anthony Elanga, Hazem Mastouri, dan Issa Diop. Kegagalan mencatatkan clean sheet menyoroti kelemahan pertahanan Belanda meski tampil dominan di fase grup sebagai juara Grup F.
Belanda meraih poin penuh dengan keunggulan telak pada laga kedua. Pasukan Ronald Koeman melibas Swedia dengan skor 5-1. Satu-satunya gol yang bersarang di gawang De Oranje tercipta lewat aksi Anthony Elanga. Gol Elanga hadir pada menit 59 dan sempat memperkecil ketertinggalan menjadi 1-4.
Belanda kembali kebobolan satu gol pada laga ketiga meski pada akhirnya tetap meraih kemenangan 3-1 atas Tunisia. Satu-satunya gol Tunisia hadir lewat aksi Hazem Mastouri pada menit 54. Gol itu membuat Tunisia tertinggal 1-2 oleh dua gol cepat Belanda.
Belanda sempat unggul lebih dahulu ketika bertemu Maroko pada babak 32 besar. Sayangnya, pertahanan mereka kecolongan oleh gol Issa Diop pada injury time babak kedua. Gol Diop hadir berkat umpan lambung Chemsdine Talbi dari sisi kiri lini serang Maroko.
Kapten timnas Belanda, Virgil van Dijk, mendapat sorotan tajam dari jurnalis De Telegraaf, Valentijn Driessen, yang menilai performanya menjadi salah satu penyebab kegagalan Belanda melaju ke babak 16 besar. Driessen menyebut Van Dijk sudah “selesai” dan bahkan menuduhnya telah “mengkhianati segalanya yang diperjuangkan tim nasional kami.”
Menurut Driessen, posisi Van Dijk saat proses gol penyama kedudukan turut menjadi penyebab kegagalan timnya. Kritik tersebut muncul setelah Belanda gagal mempertahankan keunggulan. Cody Gakpo sempat membawa Oranje unggul pada menit ke-72, tetapi Maroko menyamakan skor pada menit pertama masa injury time sebelum akhirnya menang lewat adu penalti.
Enam pelatih sudah kehilangan jabatan di Piala Dunia 2026 meski belum selesai, yakni Ronald Koeman, Hong Myung-bo, Steve Clarke, Miroslav Koubek, Sabri Lamouchi, dan Sebastian Beccacece. Dengan masih bergulirnya Piala Dunia 2026, bisa saja korban pemecatan pelatih akan bertambah.
Kesimpulan, kekalahan Belanda dari Maroko di Piala Dunia 2026 menunjukkan kelemahan pertahanan mereka. Kritik terhadap Virgil van Dijk juga menunjukkan bahwa performa individu sangat penting dalam mencapai kesuksesan tim. Piala Dunia 2026 masih berlangsung, dan kita harus menunggu untuk melihat apa yang akan terjadi selanjutnya.
