Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 01 Juli 2026 | Pertandingan Piala Dunia 2026 terus memanas dengan beberapa laga yang sudah berlangsung. Pada Selasa (30/6/2026) pagi WIB, Belanda dan Maroko bermain tanpa gol di babak pertama laga 32 besar Piala Dunia 2026. Bertanding di Monterrey Stadium, Guadalupe, Meksiko, hasil Belanda vs Maroko pada paruh pertama rampung dengan skor 0-0. Meski belum ada gol yang tercipta, Belanda dan Maroko tampil agresif di atas lapangan.
Statistik di laman Fotmob menunjukkan kedua kubu saling berbalas serangan. Timnas Belanda melepaskan total 3 tembakan. Sedangkan Maroko mencatatkan 4 tembakan, dengan 2 di antaranya tepat sasaran. Di awal laga, Belanda dan Maroko sudah saling jual beli serangan. Pada menit keempat, Belanda memperoleh sepak pojok. Crysencio Summerville mengirim bola ke area kotak penalti untuk mencari Brobbey, tetapi Issa Diop kembali tampil solid di duel udara.
Sementara itu, Kanada berhasil mengalahkan Afrika Selatan dengan skor 0-1 pada laga babak 32 besar Piala Dunia 2026. Skor Afrika Selatan vs Kanada berakhir 0-1. Duel berlangsung ketat sepanjang 90 menit dan kedua tim sama-sama kesulitan mencetak gol. Saat pertandingan tampak akan berakhir tanpa gol, Stephen Eustaquio muncul sebagai penentu kemenangan. Gol semata wayang Timnas Kanada lahir pada menit ke-90+2.
Prosesnya diawali dari pergerakan Alistair Johnston di sisi kanan. Umpan terobosan bek Celtic itu sempat dipotong barisan belakang Afrika Selatan, tetapi bola justru mengarah ke luar kotak penalti. Eustaquio menyambut bola tersebut tanpa kawalan. Ia mengontrol dengan dada, membiarkan bola memantul sekali, lalu melepaskan tembakan keras ke sudut bawah gawang. Kiper Afrika Selatan, Ronwen Williams, tidak mampu menjangkau bola sehingga Kanada unggul 1-0.
Pertandingan lainnya, Brasil berhasil mengalahkan Skotlandia dengan skor 3-0 pada laga fase grup Piala Dunia 2026. Bintang gaek Brasil, Neymar, akhirnya kembali membela negaranya di pentas internasional. Aksi selama 15 menit dalam laga kontra Skotlandia membuktikan kualitas Neymar masih menyala. Pelatih timnas Brasil, Carlo Ancelotti memasukkan Neymar di menit ke-76 untuk menggantikan Matheus Cuhna kontra Skotlandia.
Menurut catatan Fotmob, Neymar membukukan tiga peluang dan satu shot on target. Selain itu, akurasi operannya mencapai 92 persen. Dari total 13 kali memberikan bola ke pada kawan, 12 di antaranya tepat sasaran. Dalam skema menyerang, Neymar tercatat menguasai bola 24 kali. Ada dua kali operan ke final third zona lawan sebagai pembuka ruang gerak bagi rekan-rekan setimnya.
Dengan demikian, Brasil menang 3-0 dalam laga tersebut. Vinicius Jr. mencetak dua gol di menit ketujuh dan ke-45. Sedangkan satu gol penutup ditorehkan bintang Manchester United, Matheus Cunha. Kemenangan sekaligus membawa Brasil ke puncak klasemen Grup C dengan tujuh angka.
Kesimpulan dari pertandingan-pertandingan tersebut adalah bahwa Piala Dunia 2026 terus memanas dengan beberapa laga yang sudah berlangsung. Belanda dan Maroko bermain tanpa gol di babak pertama, sementara Kanada berhasil mengalahkan Afrika Selatan. Brasil juga berhasil mengalahkan Skotlandia dengan skor 3-0. Neymar kembali membela negaranya dan membuktikan kualitasnya masih menyala.
