Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 21 Juli 2026 | Piala Dunia 2026 telah menjadi momentum untuk memperkuat persatuan bangsa. Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid mengajak masyarakat menjadikan Piala Dunia 2026 sebagai momentum memperkuat persatuan bangsa. Menurut Meutya, kembalinya TVRI sebagai official broadcaster Piala Dunia 2026 setelah 24 tahun menjadi bukti komitmen pemerintah menghadirkan akses siaran bagi masyarakat dari kota hingga pelosok.
Acara nonton bareng Final Piala Dunia 2026 antara Spanyol melawan Argentina diadakan di beberapa tempat, termasuk Lapangan Warna Warna Martubung, Medan, Sumatera Utara, dan Halaman Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jawa Timur. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa membaur bersama ribuan masyarakat dalam kegiatan nonton bareng (nobar) Final Piala Dunia 2026.
Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menilai kegiatan nonton bareng (nobar) sepak bola dapat menjadi wadah efektif untuk mempererat kebersamaan dan mempertemukan warga dari berbagai latar belakang. Telkomsel juga menghadirkan rangkaian aktivitas dan program nonton bareng di lebih dari 40 titik di wilayah Jabotabek Jabar sepanjang gelaran Piala Dunia FIFA 2026.
Kegiatan nonton bareng Final Piala Dunia 2026 diadakan di beberapa tempat, termasuk La Piazza Spazio, Kelapa Gading, Jakarta Utara, dan sejumlah titik lain di Jabotabek Jabar. Vice President Consumer Business Area Jabotabek Jabar Telkomsel, Tuty R. Afriza, mengatakan bahwa Piala Dunia FIFA 2026 menjadi momentum yang mempererat kebersamaan masyarakat melalui kecintaan terhadap sepak bola.
Dalam kesimpulan, Piala Dunia 2026 telah menjadi momentum untuk memperkuat persatuan bangsa. Kegiatan nonton bareng di beberapa tempat telah mempererat kebersamaan dan mempertemukan warga dari berbagai latar belakang. Dengan demikian, Piala Dunia 2026 telah menjadi ajang yang tidak hanya mempertandingkan sepak bola, tetapi juga memperkuat persatuan bangsa.
