Malut United Terpuruk Lagi: Kegagalan 0-2 dari Persebaya dan Dampaknya bagi Laskar Kie Raha

Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 25 April 2026 | Malut United kembali menorehkan catatan kelam setelah tersingkir 0-2 dari Persebaya Surabaya pada pekan ke‑29 BRI Super League 2025/2026 yang berlangsung di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate, Kamis malam, 24 April 2026.

Pertandingan dimulai dengan intensitas tinggi. Malut United menunjukkan agresifitas di babak pertama dengan tiga tembakan, dua di antaranya mengarah ke gawang lawan, namun belum mampu menembus pertahanan Persebaya. Di sisi lain, Persebaya belum menghasilkan peluang berarti pada fase awal.

Baca juga:

Pada babak kedua, Persebaya mengubah taktik dan meningkatkan efektivitas serangan. Empat tembakan tepat sasaran menghasilkan dua gol penting, yaitu melalui Milos Raickovic pada menit ke‑73 dan Francisco Rivera yang menambah keunggulan pada menit tambahan 90+1.

  • Pencetak gol Persebaya: Milos Raickovic (73′), Francisco Rivera (90+1′)
  • Statistik tembakan: Malut United – 7 tembakan (3 tepat sasaran), Persebaya – 6 tembakan (4 tepat sasaran)
  • Kartu: Tidak ada kartu kuning atau merah yang tercatat pada kedua tim.

Pelatih Malut United, Hendri Susilo, menyatakan kekecewaan sekaligus memberi penjelasan. Ia menegaskan bahwa tim tidak sepenuhnya kalah dalam permainan, namun gagal memanfaatkan peluang secara maksimal. “Secara permainan, kami tidak sepenuhnya kalah. Namun, masalah bagi kami adalah tidak bisa mencetak gol dan memanfaatkan peluang dengan maksimal,” ujar Hendri dalam konferensi pers pasca pertandingan. Ia juga menyampaikan permintaan maaf kepada suporter atas hasil yang mengecewakan.

Pemain depan Malut United, Wbeymar Angulo, mengakui situasi tim sedang berada dalam masa sulit. “Deretan kekalahan dan hasil negatif membawa kami ke situasi sulit. Tentu kondisi ini sulit bagi semua pemain, fans, dan semua orang yang mendukung Malut United,” kata Angulo. Ia menekankan pentingnya kebersamaan tim untuk bangkit dan menargetkan kemenangan pada laga berikutnya melawan PSBS Biak, yang dijadwalkan di Stadion Maguwoharjo, Sleman, pada Selasa, 28 April.

Kekalahan ini menahan posisi Malut United pada peringkat kelima klasemen dengan 46 poin dari 29 pertandingan. Catatan lima laga tanpa kemenangan kini terdiri dari tiga kekalahan dan dua hasil imbang, menambah tekanan pada skuad yang berharap kembali ke jalur positif.

Analisis taktik menunjukkan bahwa meskipun Malut United lebih agresif di babak pertama, transisi ke serangan balik belum optimal. Persebaya, dengan pola permainan yang lebih terstruktur di babak kedua, memanfaatkan ruang yang diberikan oleh pertahanan Malut United yang terlalu maju.

Ke depan, pelatih Hendri Susilo diperkirakan akan melakukan penyesuaian pada formasi serta menekankan penyelesaian akhir yang lebih tajam. Selain itu, penguatan lini tengah menjadi prioritas untuk mengurangi tekanan lawan dan menciptakan peluang lebih banyak bagi penyerang.

Dengan dukungan suporter yang tetap setia, Malut United diharapkan dapat mematahkan rantai kekalahan ini. Pertandingan melawan PSBS Biak menjadi ajang pembuktian apakah tim mampu mengubah pola permainan dan kembali meraih tiga poin penting dalam persaingan klasemen.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *