Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 04 Mei 2026 | Barcelona semakin dekat menorehkan gelar LaLiga ke-29 musim 2025/2026 setelah menaklukkan Osasuna 2-1 di El Sadar, Pamplona. Gol penentu datang dari sundulan Robert Lewandowski pada menit ke-81, didukung oleh assist cerdas Marcus Rashford, sementara Ferran Torres menambah keunggulan lima menit kemudian. Kemenangan itu mengangkat poin Blaugrana menjadi 88 dari 34 laga, menambah jarak mereka dari pesaing terdekat, Real Madrid.
Namun, kebahagiaan Barca masih terhalang oleh hasil rival sekutu. Pada Senin dini hari WIB, Real Madrid berhasil menundukkan Espanyol 2-0 berkat dua gol Vinicius Junior. Kemenangan tersebut menahan jarak Real Madrid tetap berada di posisi kedua dengan 77 poin, selisih 11 poin dari Barcelona. Selisih ini masih cukup besar untuk mengamankan gelar, namun tidak menutup peluang jika Real Madrid mampu mengumpulkan poin maksimal pada empat laga tersisa.
Secara matematis, Barcelona hanya membutuhkan dua poin lagi untuk mengunci gelar. Dengan empat pertandingan yang tersisa, satu kemenangan atau dua hasil imbang sudah cukup. Namun, skenario paling aman adalah jika Real Madrid gagal meraih kemenangan pada pertemuan mereka melawan Espanyol, karena hal itu akan memperlebar jarak menjadi tak terjangkau.
Berbagai pihak klub telah menyiapkan rencana perayaan. Hansi Flick, pelatih asal Jerman, mengakui bahwa timnya sudah menyelesaikan tugas utama di lapangan dan menantikan saat yang tepat untuk merayakan. “Yang penting kami sudah melakukan tugas kami. Soal besok, itu bukan di tangan kami,” ujarnya dalam konferensi pers pasca pertandingan. Di luar lapangan, manajemen Barcelona mulai menyusun parade kemenangan di jalan-jalan kota, menyiapkan panggung bagi ribuan suporter yang menantikan momen bersejarah.
Target ambisius Robert Lewandowski menambah tekanan pada skuad. Bintang asal Polandia menginginkan timnya menutup musim dengan 100 poin, meski dia mengakui bahwa gelar liga sudah menjadi prioritas utama. “Target kami adalah memenangkan setiap pertandingan untuk mencapai 100 poin. Bahkan jika kami memenangkan LaLiga, kami tetap harus memenangi semua laga tersisa,” ujar Lewandowski.
Berikut rekapitulasi poin akhir pekan ini:
| Tim | Poin | Selisih |
|---|---|---|
| Barcelona | 88 | +14 |
| Real Madrid | 77 | +5 |
| Espanyol | 39 | – |
Selain persaingan dengan Real Madrid, Barcelona juga harus memastikan performa tetap konsisten melawan lawan lain dalam empat laga terakhir. Jadwal mereka meliputi pertandingan melawan Atletico Madrid, Valencia, Sevilla, dan Villarreal. Semua tim ini memiliki potensi untuk mengganggu ritme kemenangan, terutama jika cedera mengintai pemain kunci seperti Lamine Yamal atau Pedri.
Jika El Clasico pada 11 Mei berakhir imbang atau Real Madrid kalah, Barcelona akan resmi menjadi juara pada malam itu. Namun, Hansi Flick menegaskan fokus tim tetap pada setiap laga, tanpa mengandalkan hasil lawan. “Kami tidak memikirkan apa yang terjadi di luar lapangan. Kami hanya fokus pada taktik, kebugaran, dan semangat juara,” tegasnya.
Dengan atmosfer yang memanas di Camp Nou dan dukungan massa suporter, tekanan untuk menutup musim tanpa cela semakin besar. Namun, dengan pertahanan yang solid, serangan yang dipimpin Lewandowski, dan kepemimpinan Flick, peluang Barcelona untuk mengamankan gelar dan menggelar parade juara tampak semakin nyata.
