Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 20 April 2026 | Pertandingan pekan ke-33 Premier League 2025/2026 antara Liverpool dan Everton di Hill Dickinson Stadium menjadi sorotan utama pada Minggu, 19 April 2026. Derby Merseyside kali ini menorehkan skor akhir 2-1 untuk kemenangan Liverpool, dengan gol penentu dicetak oleh bek berpengalaman Virgil van Dijk pada menit tambahan ke-10 babak kedua. Kemenangan ini mengamankan tiga poin penting bagi The Reds, yang kini menduduki posisi kelima klasemen sementara dengan 55 poin.
Gol pembuka datang dari Mohamed Salah pada menit ke-29. Setelah menerima umpan terobosan dari Cody Gakpo, sang penyerang asal Mesir menaklukkan kiper Jordan Pickford dengan tembakan halus ke sudut kanan bawah gawang Everton. Gol tersebut menjadi gol kesembilan Salah dalam derbi Merseyside, menegaskan konsistensinya dalam menghadapi rival tradisional.
Everton tidak tinggal diam. Pada menit ke-54, Beto berhasil menyeimbakan kedudukan setelah menerima umpan silang rendah dari Kiernan Dewsbury‑Hall. Bola meluncur tepat ke depan gawang, mengatasi penjaga gawang Liverpool yang berada dalam posisi defensif. Gol ini membuat skor menjadi 1-1 dan menambah ketegangan di babak kedua.
Namun, drama belum berakhir. Menjelang akhir laga, pada menit 90+10, Virgil van Dijk menanduk bola dari situasi tendangan pojok yang diambil oleh Dominik Szoboszlai. Bola meluncur ke sudut jauh area penalti, melewati Pickford yang tidak dapat menangkisnya. Gol ini mengantarkan Liverpool pada keunggulan 2-1, yang tetap bertahan hingga peluit akhir.
Berikut rangkaian peristiwa penting dalam pertandingan:
- 29′ – Mohamed Salah (Liverpool)
- 54′ – Beto (Everton)
- 90+10 – Virgil van Dijk (Liverpool)
Selain tiga gol utama, ada beberapa momen penting yang memengaruhi jalannya pertandingan. Pada menit ke-27, Iliman Ndiaye sempat menempatkan Everton memimpin setelah menerima umpan silang Jake O’Brien, namun gol tersebut dianulir karena O’Brien berada dalam posisi offside. Keputusan VAR tersebut menjadi titik balik yang memungkinkan Liverpool kembali menguasai tempo permainan.
Statistik tim menunjukkan dominasi Liverpool dalam penguasaan bola dan tembakan tepat sasaran, meskipun Everton berhasil menekan intensitasnya pada paruh kedua. Penampilan Van Dijk juga mencatatkan catatan pribadi, menambah koleksi golnya di Premier League dan menegaskan peran pentingnya dalam pertahanan serta serangan set‑piece.
Dengan hasil ini, Liverpool menutup fase pertama musim dengan 55 poin dari 33 laga, terpaut tiga poin dari Aston Villa di posisi keempat. Sementara itu, Everton tetap berada di posisi ke‑sepuluh dengan 47 poin, harus berjuang keras untuk keluar dari zona menengah klasemen.
Keberhasilan Liverpool di Hill Dickinson juga memiliki makna simbolis karena ini adalah pertama kalinya The Reds memenangkan derbi Merseyside di stadion baru Everton setelah tim tuan rumah pindah dari Goodison Park. Kemenangan ini menambah catatan positif bagi manajer Jürgen Klopp, yang kini menargetkan tempat empat untuk mengamankan tiket Liga Champions musim depan.
Para pemain Liverpool mengakhiri pertandingan dengan selebrasi sederhana namun penuh kebanggaan. Virgil van Dijk, yang menjadi pahlawan di menit akhir, mengungkapkan rasa syukurnya atas dukungan rekan setim dan penonton yang memadati stadion.
Secara keseluruhan, pertandingan Liverpool vs Everton ini menegaskan betapa pentingnya ketangguhan mental dalam derbi besar. Gol-gol di menit krusial menjadi pembeda, dan Liverpool berhasil memanfaatkan setiap peluang untuk meraih tiga poin berharga.
