Bhayangkara FC Bangkit di Stadion PKOR Sumpah Pemuda, Menang 2-1 atas PSIM Yogyakarta dan Tancap ke Peringkat Empat Besar

Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 18 April 2026 | Stadion PKOR Sumpah Pemuda di Bandar Lampung menjadi saksi dramatisnya pertarungan pekan ke-28 BRI Super League 2025-2026 pada Jumat, 17 April 2026. Bhayangkara Presisi Lampung FC (Bhayangkara FC) berhasil mengubah keadaan setelah tertinggal di babak pertama, mencatat kemenangan tipis 2-1 atas tamu PSIM Yogyakarta. Kemenangan ini mengangkat Bhayangkara kembali ke posisi empat klasemen sementara dengan total 47 poin, selisih satu poin di atas Malut United.

Babak pertama dimulai dengan intensitas tinggi. Pada menit kesembilan, PSIM Yogyakarta membuka keunggulan lewat gol Savio Sheva. Sheva memanfaatkan umpan derik dari sisi kiri yang diberikan oleh Corfe, lalu menembak dengan kaki kanan ke sudut gawang, membuat skor menjadi 1-0. Bhayangkara, yang dikenal dengan serangan cepat, berusaha menekan, namun pertahanan PSIM tetap solid hingga peluit akhir babak pertama.

Baca juga:

Memasuki babak kedua, Bhayangkara meningkatkan tempo serangan. Empat menit setelah kickoff, mereka memperoleh peluang berharga dari tendangan bebas yang dieksekusi oleh Moussa Sidibe. Bola melayang masuk ke dalam kotak penalti, dan Nehar Sadiki menyambutnya dengan sundulan kepala yang menaklukkan gawang pada menit ke-49, menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

Enam menit kemudian, momentum Bhayangkara kembali mengalir. Sidibe, yang sebelumnya menjadi penyumbang assist, kini menjadi pencetak gol. Setelah menerima umpan sundulan dari Moises Wolschik di sisi kanan, Sidibe menanduk bola dengan keras ke sudut gawang pada menit ke-56, menjadikan skor 2-1 untuk Bhayangkara. Gol tersebut menandai puncak aksi transisi cepat dan koordinasi lini tengah yang solid.

Setelah gol penentu, Bhayangkara mengendalikan ritme pertandingan. Mereka menahan serangan balik PSIM yang tetap berusaha mencuri poin, namun tidak berhasil menembus pertahanan. Pertandingan berakhir dengan skor 2-1, menegaskan comeback dramatis Bhayangkara di babak kedua.

Secara statistik, Bhayangkara menunjukkan peningkatan signifikan dalam penguasaan bola serta jumlah tembakan ke arah gawang lawan dibandingkan babak pertama. Moussa Sidibe menjadi bintang utama dengan satu gol dan satu assist, sementara Nehar Sadiki menambah nilai dengan gol sundulan pentingnya. Di sisi lain, Savio Sheva tetap menjadi satu-satunya pencetak gol bagi PSIM pada malam itu.

Beberapa pemain inti PSIM absen karena akumulasi kartu dan cedera, termasuk Franco Ramos Mingo dan Yusaku Yamadera. Pelatih PSIM, Jean Paul Van Gastel, mengakui keterbatasan skuad namun menegaskan kesiapan tim untuk bersaing.

Penonton yang tidak dapat hadir langsung dapat menyaksikan pertandingan melalui platform streaming Vidio, sementara siaran televisi disiarkan di Indosiar.

Kemenangan ini memberikan dampak signifikan pada klasemen. Bhayangkara FC, yang sempat terpuruk pada pekan sebelumnya, kini melaju ke peringkat keempat, mengungguli Malut United satu poin. Pencapaian ini menambah kepercayaan diri tim menjelang sisa musim, terutama dalam upaya menembus posisi empat besar yang menjanjikan peluang kualifikasi ke kompetisi regional.

Sementara itu, PSIM Yogyakarta tetap berada di zona menengah klasemen dengan 38 poin. Tim tersebut masih berjuang memperbaiki catatan lima belas pertandingan terakhir yang hanya menghasilkan satu kemenangan, lima hasil imbang, dan empat kekalahan. Pelatih Van Gastel menekankan pentingnya konsistensi dan pemulihan pemain yang cedera untuk memperbaiki performa di laga berikutnya.

Kesimpulannya, pertandingan antara Bhayangkara FC dan PSIM Yogyakarta menjadi contoh klasik sepak bola Indonesia yang penuh aksi, taktik, dan semangat juang. Comeback di babak kedua menegaskan kualitas Bhayangkara dalam mengatasi tekanan dan memanfaatkan peluang. Kedua tim kini akan melanjutkan perjuangan mereka untuk memperbaiki posisi masing-masing di klasemen Super League 2025-2026.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *