John Herdman: Dari Kegagalan Piala AFF 2026 hingga Tantangan Baru di FIFA ASEAN Cup 2026

Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 11 Agustus 2026 | Timnas Indonesia baru saja mengalami kegagalan di Piala AFF 2026, namun pelatih John Herdman masih memiliki kesempatan untuk membuktikan diri di FIFA ASEAN Cup 2026. Dengan dukungan penuh dari Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir, Herdman diyakini dapat membawa perubahan bagi skuad Garuda.

Di Piala AFF 2026, Timnas Indonesia gagal melangkah ke semifinal, yang merupakan kegagalan keenam kali dalam sejarah Piala AFF. Namun, Herdman menjadi sosok pertama yang tidak langsung kehilangan jabatan setelah kegagalan tersebut. Sebelum era Herdman, setiap kegagalan Timnas Indonesia di Piala AFF selalu berujung pada perubahan di kursi pelatih.

Baca juga:

Saat ini, Herdman memiliki kesempatan untuk membuktikan diri di FIFA ASEAN Cup 2026, yang dijadwalkan bergulir pada 21 September hingga 6 Oktober 2026. Dengan status FIFA Matchday, turnamen ini memungkinkan Timnas Indonesia menurunkan komposisi pemain terbaiknya. Indonesia berstatus tuan rumah dan diproyeksikan bersaing di Grup A Divisi 1.

Beberapa pemain Timnas Indonesia, seperti Nathan Tjoe-A-On, telah menunjukkan kemampuan terbaik mereka di klub masing-masing. Nathan baru saja tampil penuh selama 90 menit ketika Willem II menjamu Go Ahead Eagles di laga pembuka Eredivisie 2026/2027. Meskipun Willem II kalah, Nathan tetap menunjukkan kontribusi positif dengan menyumbangkan satu assist.

Dengan dukungan penuh dari Erick Thohir dan kesempatan untuk membuktikan diri di FIFA ASEAN Cup 2026, Herdman diyakini dapat membawa perubahan bagi skuad Garuda. Namun, pengamat sepak bola nasional Abdul Haris menyarankan PSSI untuk tidak terburu-buru memecat Herdman dan melakukan evaluasi menyeluruh terlebih dahulu.

Abdul Haris menilai bahwa kekecewaan publik sangat beralasan lantaran kelemahan mendasar Timnas Indonesia seperti ketiadaan skema alternatif, kelambatan merespons taktik lawan, hingga ketidaksiapan mental saat tertekan kembali terulang. Namun, memecat nakhoda tim secara mendadak akan berbenturan dengan efisiensi anggaran federasi akibat klausul pesangon yang terikat pada kontrak jangka panjang sang pelatih.

Oleh karena itu, Abdul Haris menyarankan PSSI untuk menjadikan kejuaraan FIFA ASEAN Cup 2026 sebagai ajang pembuktian pamungkas bagi Herdman. Jika skuad terbaik tersedia, maka kualitas sebenarnya dari Herdman sebagai pelatih dapat dinilai dengan lebih objektif tanpa ada lagi alasan keterbatasan komposisi pemain.

Kesimpulan dari kegagalan Timnas Indonesia di Piala AFF 2026 dan tantangan baru di FIFA ASEAN Cup 2026 adalah bahwa John Herdman masih memiliki kesempatan untuk membuktikan diri. Dengan dukungan penuh dari Erick Thohir dan kesempatan untuk membuktikan diri di FIFA ASEAN Cup 2026, Herdman diyakini dapat membawa perubahan bagi skuad Garuda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *