Iran Siap Tantang Gambia di Piala Dunia 2026, Sardar Azmoun Dicoret dari Tim Nasional

Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 07 Juni 2026 | Persiapan Iran untuk Piala Dunia 2026 semakin serius. Setelah mengalahkan Gambia dengan skor 3-1, tim nasional Iran kini fokus pada pertandingan melawan Mali sebelum memulai perjalanan di Piala Dunia. Dalam pengumuman resmi, pelatih Amir Ghalenoei memutuskan untuk membawa kombinasi pemain senior dan talenta baru untuk menghadapi persaingan ketat di putaran final yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Dalam skuad final, ada 17 pemain yang merumput di liga domestik dan sembilan pemain yang berkarier di luar negeri. Salah satu nama yang tetap menjadi andalan di lini depan adalah Mehdi Taremi yang saat ini bermain untuk klub Yunani, Olympiacos. Namun, Taremi dipastikan kehilangan rekan duetnya di Piala Dunia 2022 lalu, Sardar Azmoun, yang resmi dicoret dari tim sejak Maret lalu.

Baca juga:

Pencoretan Azmoun berkaitan dengan unggahan di media sosial yang memicu reaksi otoritas Iran di tengah konflik yang melibatkan Iran, Amerika Serikat, dan Israel. Rekan setim Azmoun di Shabab Al-Ahli, Saeid Ezatolahi, tetap mendapatkan panggilan untuk membela tim nasional.

Iran tergabung di grup G dan akan memainkan dua pertandingan awal di Inglewood, California. Laga pertama mempertemukan Iran dengan New Zealand pada 15 Juni 2026. Enam hari kemudian, Iran akan menghadapi Belgium. Pada pertandingan terakhir fase grup, Iran akan melawan Mesir di Seattle pada 26 Juni 2026.

Piala Dunia 2026 menjadi penampilan ketujuh Iran di ajang tersebut. Meski sudah beberapa kali tampil di putaran final, Iran belum pernah berhasil lolos dari fase grup. Oleh karena itu, edisi kali ini menjadi kesempatan lain bagi mereka untuk mencatat sejarah baru.

Iran juga menghadapi kendala dalam memperoleh visa untuk beberapa staf tim nasional. Dalam beberapa hari terakhir, Iran telah menghadapi kesulitan untuk mendapatkan visa bagi beberapa staf tim nasional, termasuk sekretaris jenderal federasi sepak bola Iran, Hedayat Mombeini, dan wakil presiden, Mehdi Mohammad Nabi.

Kendala ini membuat Iran harus berusaha keras untuk mempersiapkan diri sebelum Piala Dunia 2026. Dengan persiapan yang matang dan semangat yang tinggi, Iran siap untuk menghadapi tantangan di Piala Dunia 2026 dan membuktikan kemampuan mereka di kancah sepak bola internasional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *