Gianni Infantino dan Kontroversi FIFA: Apakah Erick Thohir Bisa Jadi Calon Presiden?

Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 16 Juli 2026 | FIFA, badan pengatur sepak bola dunia, kembali dilanda kontroversi. Kali ini, Presiden FIFA Gianni Infantino menjadi sorotan karena keterlibatannya dengan Donald Trump, presiden Amerika Serikat. Infantino memuji kerja sama antara FIFA dan perusahaan yang dimiliki oleh Brad Parscale, mantan strategi digital Trump, sebagai “kemitraan luar biasa”. Perusahaan ini menggunakan kecerdasan buatan untuk menganalisis data pemilih dan telah menerima kontrak senilai lebih dari dua juta dolar dari kampanye Trump dan Partai Republik.

Kontroversi ini muncul saat FIFA mengadakan acara World Cup di Washington, yang diselenggarakan oleh organisasi Freedom 250 yang didirikan oleh Trump. Acara ini memerlukan pengunjung untuk mendaftar secara online, yang kemudian membagikan data mereka dengan perusahaan Parscale. Hal ini menimbulkan kekhawatiran tentang privasi dan penggunaan data pribadi untuk kepentingan politik.

Baca juga:

Sementara itu, di dunia sepak bola, nama Erick Thohir, Ketua Umum PSSI, muncul sebagai calon potensial untuk menggantikan Infantino sebagai Presiden FIFA. Thohir harus memenuhi syarat administratif dan integritas yang ketat untuk menjadi calon presiden. Ia perlu memiliki pengalaman sepak bola aktif dan lolos pemeriksaan integritas oleh Komite Peninjau FIFA.

Kontroversi di sekitar FIFA bukanlah hal baru. Pada 2015, skandal korupsi melibatkan lebih dari $150 juta dalam bentuk suap dan pembayaran ilegal terkuak. Ini menunjukkan bahwa FIFA telah lama diwarnai oleh praktik-praktik yang tidak sehat dan politisasi yang hebat. Oleh karena itu, penting bagi badan sepak bola dunia untuk memulihkan kepercayaan dan memilih pemimpin yang benar-benar peduli dengan olahraga dan keadilan.

Dalam beberapa tahun terakhir, sepak bola internasional telah menjadi semakin kasar dan komersial. Politisasi olahraga ini juga semakin meningkat, sehingga membuat banyak penggemar sepak bola merasa bahwa olahraga yang mereka cintai telah kehilangan esensinya. Oleh karena itu, pemilihan presiden FIFA yang baru dan bersih merupakan langkah penting untuk memulihkan kejayaan sepak bola dunia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *