Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 03 Juli 2026 | Piala Dunia 2026 telah menyaksikan kejutan besar ketika Paraguay mengalahkan Jerman melalui adu penalti. Kemenangan ini merupakan salah satu kejutan terbesar dalam sejarah Piala Dunia. Jerman, yang berada di peringkat 31 atas Paraguay dalam peringkat FIFA, gagal memenangkan adu penalti dengan skor 4-3.
Pertandingan ini berakhir imbang 1-1 setelah perpanjangan waktu, dengan Kai Havertz menyamakan kedudukan setelah Julio Enciso membuka skor untuk Paraguay. Jonathan Tah kemudian memiliki gol yang dianulir oleh VAR, meninggalkan Jerman dengan rasa kecewa.
Paraguay, yang belum pernah memenangkan pertandingan knockout di Piala Dunia sebelumnya, kini akan menghadapi Perancis atau Swedia di Philadelphia pada hari Sabtu untuk tempat di perempat final. Kemenangan ini merupakan salah satu momen paling bersejarah bagi Paraguay, dan presiden negara tersebut bahkan mengumumkan hari libur nasional untuk merayakan kesuksesan ini.
Pelatih Jerman, Julian Nagelsmann, mengakui bahwa Jerman tidak lagi termasuk dalam kategori tim elit dunia. Ia menyatakan bahwa timnya tidak memiliki kualitas yang cukup untuk mengalahkan Paraguay, dan bahwa kegagalan ini merupakan refleksi dari kelemahan tim.
Florian Wirtz, pemain Jerman yang juga bermain untuk Liverpool, menghadapi kritik setelah pertandingan ini. Ia tidak dapat mempengaruhi pertandingan secara signifikan, meskipun ia memiliki satu assist dalam pertandingan tersebut. Kegagalan Jerman ini menimbulkan pertanyaan tentang kemampuan Wirtz untuk memimpin timnya di level tertinggi.
Kesimpulan dari kejadian ini adalah bahwa Piala Dunia 2026 telah membawa kejutan besar, dan Jerman harus mempertanyakan kemampuan mereka untuk bersaing di level tertinggi. Kemenangan Paraguay merupakan contoh bahwa tim-tim kecil dapat membuat kejutan besar dalam kompetisi ini.
