Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 07 Juni 2026 | Sanksi FIFA berupa larangan registrasi pemain baru telah menimpa beberapa klub sepakbola, termasuk Persib Bandung dan PSIS Semarang. Sanksi ini disebabkan oleh sengketa kontrak dan tunggakan gaji pemain. Untuk Persib, sanksi ini berasal dari perkara spesifik terkait penyelesaian terminasi kontrak mantan pemain, Daisuke Sato, pada 2023.
Menurut Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat, Umuh Muchtar, persoalan ini bukan disebabkan kondisi keuangan klub ataupun tunggakan pembayaran gaji pemain. Ia menegaskan bahwa kasus ini merupakan sengketa lama yang prosesnya sudah berjalan sejak 2023. Umuh juga menyatakan bahwa manajemen Persib telah mengetahui dan mengikuti proses terkait perkara tersebut sejak awal dan saat ini tengah menyelesaikan kewajiban yang menjadi bagian dari keputusan FIFA.
Sementara itu, PSIS Semarang juga mengalami nasib serupa. Klub ini dilarang mendaftarkan pemain baru selama tiga periode bursa transfer ke depan akibat sengketa keuangan dengan pemain lama. Asisten Manajer PSIS, Reza, mengaku bahwa pihaknya kini harus sibuk melakukan investigasi mandiri untuk mencari tahu siapa yang melaporkan klub ke FIFA.
Sanksi ini tentu saja berdampak besar pada kedua klub. Mereka tidak dapat membeli pemain baru untuk memperkuat tim, sehingga peluang mereka untuk sukses di kompetisi menjadi lebih kecil. Oleh karena itu, manajemen kedua klub harus bergerak cepat untuk menyelesaikan persoalan ini dan memulihkan nama baik klub.
Dalam beberapa kasus, sanksi FIFA juga dapat memengaruhi fans. Seperti yang dialami oleh Abdulla Adnan, seorang fans Iraq yang ingin menonton pertandingan timnasnya di Piala Dunia. Ia harus berjuang untuk mendapatkan visa ke Amerika Serikat, namun upayanya gagal. Ini menunjukkan bahwa sanksi FIFA tidak hanya memengaruhi klub, tetapi juga fans yang setia mendukung tim mereka.
Kesimpulan dari semua ini adalah bahwa sanksi FIFA dapat memiliki dampak yang signifikan pada klub sepakbola dan fans. Oleh karena itu, manajemen klub harus selalu berhati-hati dan memastikan bahwa semua kewajiban mereka telah dipenuhi untuk menghindari sanksi ini.
