Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 19 Juli 2026 | Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, saat ini terlibat dalam beberapa kontroversi yang dapat mempengaruhi posisinya di kancah internasional. Baru-baru ini, Wali Kota New York, Zohran Mamdani, mengancam akan menangkap Netanyahu jika ia menghadiri Sidang Umum PBB di New York pada September 2026. Mamdani menyatakan bahwa Netanyahu layak diadili di Den Haag karena dugaan kejahatan perang di Gaza.
Netanyahu dituding terlibat dalam kejahatan terhadap kemanusiaan di Gaza dan harus diadili atas tindakan militer Israel di Gaza. Sementara itu, Israel menolak kewenangan ICC dan memastikan Netanyahu tetap menghadiri Sidang Umum PBB. Israel juga mengajukan banding atas surat perintah penangkapan tersebut.
Di sisi lain, Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, mengumumkan bahwa pemerintah Malaysia tidak akan mentoleransi keberadaan warga negara Israel di negaranya. Anwar menegaskan bahwa setiap warga Israel yang ditemukan berada di Malaysia akan segera dideportasi. Malaysia selama ini tidak mengakui Israel dan memiliki kebijakan untuk tidak mengizinkan warga Israel memasuki negara tersebut, kecuali dengan izin khusus.
Netanyahu juga baru-baru ini menyatakan dukungannya kepada Argentina dalam pertandingan final Piala Dunia 2026 melawan Spanyol. Ia menerima jersey sepak bola dari Duta Besar Argentina untuk Israel dan mengungkapkan kedekatannya dengan Argentina, termasuk hubungan baiknya dengan Presiden Argentina, Javier Milei.
Kontroversi seputar Netanyahu dan Israel terus memanas, dengan berbagai negara dan organisasi internasional mengambil sikap tegas terhadap tindakan Israel di Gaza. Selandia Baru dan Malaysia adalah beberapa contoh negara yang telah mengambil langkah-langkah untuk mengecam tindakan Israel dan mendukung hak-hak rakyat Palestina.
