Iran dan AS Sinyal Jeda Konflik, Minyak Dunia Turun

Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 28 Juli 2026 | Konflik antara Iran dan Amerika Serikat (AS) kembali memanas setelah serangan udara yang dilancarkan AS terhadap target-target di Irak dan Suriah. Serangan ini menewaskan beberapa tentara Irak dan menyebabkan kerusakan infrastruktur. Iran kemudian membalas dengan meluncurkan serangan rudal terhadap pangkalan militer AS di Irak. AS mengumumkan jeda sementara dalam serangannya terhadap Iran, tetapi Iran menyatakan bahwa tidak ada negosiasi yang sedang berlangsung.

Minyak dunia jatuh tajam setelah AS mengumumkan jeda sementara dalam serangannya terhadap Iran. Harga minyak mentah Brent turun 11,3% menjadi $85,87 per barel, sementara minyak mentah AS turun 7% menjadi $82,61 per barel. Lalu lintas kapal tanker di Selat Hormuz juga masih di bawah level sebelum perang.

Baca juga:

Iran mengancam akan membalas serangan yang diluncurkan Ukraina terhadap kapal Iran di Laut Kaspia. Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, mengatakan bahwa insiden tersebut tidak dapat dibiarkan begitu saja. AS dan sekutunya terus memantau situasi di Timur Tengah dan siap untuk mengambil tindakan jika diperlukan.

Konflik antara Iran dan AS ini telah menyebabkan ketegangan di Timur Tengah dan berdampak pada harga minyak dunia. AS dan Iran pernah memiliki hubungan diplomatik yang baik, tetapi hubungan mereka memburuk setelah AS menarik diri dari perjanjian nuklir dengan Iran pada tahun 2018.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *