Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 15 Agustus 2026 | Amerika Serikat (AS) telah membentuk satuan tugas drone serang multinasional pertama di Timur Tengah, yang melibatkan personel militer AS dan negara-negara mitranya di kawasan. Satuan ini, yang diberi nama “Task Force Falcon Strike”, akan mengoperasikan drone serang sekali pakai serta sistem tanpa awak yang beroperasi di udara, permukaan laut, dan bawah laut.
Komandan CENTCOM Laksamana Brad Cooper mengatakan bahwa pembentukan Falcon Strike merupakan pengembangan dari keberhasilan “Task Force Scorpion Strike”, satuan drone serang sekali pakai pertama yang dibentuk CENTCOM di Timur Tengah sembilan bulan lalu.
Sementara itu, Presiden Prabowo Subianto menargetkan PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk kembali mencatatkan keuntungan pada awal 2027. Target ini menjadi harapan baru bagi maskapai nasional yang dalam beberapa tahun terakhir terus menghadapi tekanan keuangan dan bahkan sempat berada di ambang kepailitan.
Prabowo mengklaim bahwa jika tidak ada perang di Timur Tengah, Garuda Indonesia sudah mencatatkan keuntungan pada pertengahan 2026. Ia juga menyebut bahwa peningkatan jumlah pesawat yang kembali beroperasi menjadi salah satu faktor penting dalam pemulihan kinerja Garuda Indonesia.
Di lain pihak, Amerika Serikat juga telah mengerahkan kapal induk USS George Washington ke perairan Timur Tengah untuk menggantikan kapal induk USS Abraham Lincoln yang telah menjalani misi pengerahan panjang di Timur Tengah.
Ketua MPR RI Ahmad Muzani menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei dalam serangan Israel ke Iran. Ia menyerukan penghentian perang di kawasan Timur Tengah dan di berbagai belahan dunia lainnya, serta mendorong diplomasi sebagai jalan menyelesaikan perbedaan.
Perang di Timur Tengah telah membawa dampak besar bagi negara-negara di kawasan, termasuk Indonesia. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk terus memantau situasi dan mendorong upaya perdamaian di kawasan tersebut.
